SIDOARJO (Realita)- Di sepanjang aliran sungai yang berada di Jl. Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terlihat pemandangan mengkhawatirkan berupa tumpukan sampah dan gulma air yang menutupi hampir seluruh permukaan sungai.
Eceng gondok serta sampah plastik seperti botol, kemasan makanan, dan limbah rumah tangga lainnya tampak mengendap dan terbawa arus hingga menyumbat aliran air.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Pameran Produk Unggulan Daerah “Pasar Murah Ramadan 1447 H” di 10 Kecamatan
Kondisi ini memperlihatkan betapa seriusnya permasalahan kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan tersebut.
Penumpukan material ini berpotensi menghambat aliran sungai, meningkatkan risiko banjir saat curah hujan tinggi, serta mengganggu fungsi saluran sebagai aliran pembuangan air utama.
Baca juga: Gedung SMPN 1 Gedangan Ambruk, Bupati Sidoarjo Instruksikan Percepatan Pembangunan
Di sisi kanan dan kiri sungai, terlihat area taman dan jalur pejalan kaki yang sebenarnya tertata cukup rapi.
Namun keadaan sungai yang penuh sampah menciptakan kontras yang mencolok antara ruang hijau dan pencemaran lingkungan.
Baca juga: Wabup Sidoarjo dan Sekdaprov Duduk Bersama Dengan Anggota DPR RI Komisi V
Perangkat mekanis pengatur pintu air di bagian depan foto pun tampak tidak dapat berfungsi maksimal karena tertutup gulma dan sampah yang menghambat sistem.
Situasi ini menjadi pengingat penting bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pembersihan rutin, agar sungai tetap terjaga.mag
Editor : Redaksi