JAKARTA (Realita)- Pegiat media sosial, Yusuf Dumdum, kembali menyentil Kejaksaan terkait belum dieksekusinya terpidana Silfester Matutina.
Yusuf menganggap bahwa lambannya eksekusi menimbulkan kecurigaan publik dan membuka ruang spekulasi adanya praktik tidak wajar di balik penegakan hukum.
Dikatakan Yusuf, masyarakat tidak bisa terus-menerus dianggap tidak memahami persoalan hukum yang terjadi.
Dirinya menyebut ada dugaan keterlibatan oknum yang membuat proses eksekusi terhadap Silfester tak kunjung dilakukan.
“Sudahlah, jangan anggap rakyat semua bodoh,” ujar Yusuf di X @yusuf_dumdum, Kamis (1/1/2026).
Ia menduga telah terjadi kesepakatan tertentu sehingga putusan pengadilan terhadap Silfester tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
Baca juga: Jika Mau, Kejagung Sangat Mudah Menangkap Silfester
“Ini dugaannya ada oknum yang main sama Silfester. Udah kadung deal jadi gak dieksekusi,” katanya.
Yusuf bahkan menduga penundaan eksekusi dilakukan secara sengaja karena dikhawatirkan akan membuka persoalan lain jika benar-benar dijalankan.
“Nanti kalau diekseskusi malah kebongkar semua. Jadi mending gak usah dieksekusi,” tukasnya.
Baca juga: Kejagung Klaim Kerahkan Tim Tangkap Buronan untuk Buru Silfester Matutina
Bukan hanya itu, Yusuf menyinggung langsung institusi kejaksaan dan mempertanyakan komitmen penegakan hukum yang adil dan transparan.
“Jadi mending gak usah dieksekusi. Bukan begitu Kejaksaan RI?," kuncinya.far
Editor : Redaksi