PONOROGO (Realita)- Warga Desa Sidoarjo Kecamatan Jambon geger. Ini lantaran 4 bocah warga setempat ditemukan tewas tenggelam saat tengah mandi di Sungai Sudo yang ada di Dukuh Sidowayah Desa Sidoarjo, Jumat (06/02/2026).
Empat korban diketahui bernama Jihan, Arpin, Sakila, Alwi yang berusia 5 hingga 7 tahun, dan merupakan warga Dukuh Sidowayah Desa Sidoarjo.
Baca juga: Tenggelam saat Berenang di Laut, Bocah Ini Berhasil Diselamatkan
Moden Desa Sidoarjo Suwarto mengatakan, kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00-12.00 siang. Ia sendiri baru mengetahui tenggelamnya 1 bocah laki-laki dan 3 bocah perempuan itu sekitar pukul 12.30 atau setelah sholat Jumat.
Ia mengaku, lokasi tempat korban meninggal berjarak 500 meter dari rumah 4 bocah ini, dimana sungai yang dibuat korban mandi merupakan sebuah kolam dengan kedalam 1,5 meter.
“ Jadi ini sungai kecil tapi airnya itu ada pas hujan saja. Anak-anak ini ditemukan sudah mengambang di sebuah kolam yang ada di sungai ini, kedalaman 1,5 meter,” ujarnya.
Suwarto menduga 4 bocah malang ini sengaja mandi di sungai yang berada ditengah hutan itu usai pulang sekolah, sehingga orang tuanya tidak mengetahui keberadaan mereka.
Baca juga: Remaja 13 Tahun Tenggelam di Danau Raja
“ Habis pulang sekolah kayaknya langsung mandi di situ. Jadi yang menemukan dan membawa ke Puskesmas ini orang tuanya. Ditemukan sudah dalam kondisi mengambang di kolam,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andien Wisnu Sudibyo mengatakan, dari hasil visum luar pemicu korban meninggal dipastikan karena murni tenggelam. Ia mengaku, korban 1 bocah laki-laki siswa SD kelas 1 dan 3 bocah perempuan siswa TK.
“ Jadi habis pulang sekolah langsung mandi disitu. Karena ternyata kolam ini sering dibuat mandi anak-anak. Kedalaman se leher orang dewasa. Bagi mereka ini dalam tentunya,” ungkapnya.
Baca juga: Kail Nyangkut saat Mancing, Remaja Tewas Tenggelam
Andien mengaku untuk mencegah jatuhnya korban lagi, pihaknya berencana akan memberi pagar kolam tersebut. Dan memberi larangan mandi di lokasi itu.
“ Kita akan beri pagar dan larangan agar tidak ada lagi anak-anak yang mandi di situ. Karena kolam ini memang sering dibuat mandi anak-anak,”akunya.
Usai di visum di Puskesmas Jambon, ke empat jenazah bocah malang ini dibawa pulang ke rumah duka untuk di semayamkan dan di makamkan. Keluarga korban pun tampak histeris dan beberapa kali pingsan melihat jenazah korban. znl
Editor : Redaksi