FARIDABAD (Realita)- Seorang inspektur polisi tewas dan sedikitnya 19 orang terluka setelah ayunan raksasa patah di udara dan roboh di Surajkund Mela di Faridabad pada Sabtu malam, memicu kepanikan di area pameran yang ramai.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 6 sore ketika wahana permainan 'tsunami' mengalami kerusakan dan miring sebelum jatuh menimpa penumpang, dengan sekitar 15-26 orang berada di dalamnya.
Baca juga: Kuda Patah Kaki saat Balapan, Joki Terinjak hingga Kritis
Para pengunjung kehilangan keseimbangan karena sebagian struktur wahana tersebut runtuh.
Inspektur Jagdish Prasad, yang bertugas di Palwal dan ditugaskan untuk menjaga 'mela' (pesta), bergegas menuju wahana tersebut setelah melihatnya miring dari salah satu ujungnya. Saat mencoba menarik orang-orang ke tempat aman, sebagian ayunan mengenai wajah dan kepalanya, menyebabkannya terluka parah.
Ia kemudian meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Para pejabat mengatakan 19 orang terluka dalam kecelakaan itu, termasuk dua polisi wanita. Sebagian besar mengalami luka ringan, sementara dua hingga tiga orang menderita luka serius.
Semua dilaporkan dalam keadaan stabil dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit terdekat
Para pejabat distrik, termasuk Wakil Komisaris Ayush Sinha, Direktur Pelaksana Pariwisata Parth Gupta, dan para perwira polisi senior, tiba di lokasi kejadian segera setelah insiden tersebut. Area tersebut dipagari untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut dan ambulans segera dikerahkan untuk mengevakuasi korban luka.
Laporan polisi (FIR) telah didaftarkan dan sebuah komite penyelidikan yang dipimpin oleh Wakil Komisaris Tambahan (ADC) telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Para pejabat mengatakan bahwa semua wahana telah disertifikasi oleh Wakil Komisaris dan dinyatakan layak pakai pada hari itu, tetapi komite akan memeriksa mengapa kegagalan tersebut terjadi secara tiba-tiba.
Menanggapi insiden tersebut, Kepala Menteri Haryana Nayab Saini mengatakan bahwa ia sangat sedih dan mengarahkan pihak berwenang untuk memastikan perawatan dan bantuan segera kepada para korban luka dan keluarga mereka.khan
Editor : Redaksi