JEMBER (Realita) - Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, memastikan revitalisasi 16 jembatan dan 50 bendung di Kabupaten Jember masuk dalam daftar prioritas penanganan.
Kepastian itu disampaikan saat kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur yang dilaporkan rawan dan berdampak pada keselamatan warga, pada Minggu (22/02/2026).
Baca juga: Menteri PU Dorong Flyover Mangli Dieksekusi Tahun Ini, Anggaran Diperkirakan Rp800 Miliar
Peninjauan lapangan dilakukan di sejumlah titik yang selama ini kerap terdampak banjir dan gangguan konektivitas. Pemerintah pusat menilai, persoalan infrastruktur di Jember tidak bisa lagi ditangani secara parsial karena berulang setiap musim hujan.
“Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan kami revitalisasi bersama pemerintah daerah dan provinsi. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi,” kata Dody.
Revitalisasi yang dimaksud meliputi penguatan struktur jembatan, normalisasi dan rehabilitasi bendung, serta peningkatan kapasitas infrastruktur pengendali air.
Sejumlah bendung yang mengalami sedimentasi dan penurunan fungsi disebut menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada irigasi dan pengendalian banjir.
Kementerian PU juga akan memetakan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi dampak sosial-ekonomi.
Infrastruktur di jalur distribusi logistik dan akses pendidikan dinilai harus ditangani lebih dahulu untuk mencegah gangguan berkepanjangan.
“Kami tidak ingin setiap musim hujan persoalan yang sama terulang. Revitalisasi harus berbasis data teknis dan dikerjakan tuntas, bukan tambal sulam,” ujarnya.
Dody menambahkan, revitalisasi infrastruktur tersebut akan dikoordinasikan dengan lintas pemerintah, mulai dari Pemkab Jember, Pemprov Jatim, dan pemerintah pusat.
Hal itu dilakukan agar agar proses perencanaan hingga eksekusi tidak berlarut. Pemerintah pusat meminta data teknis detail dari daerah sebagai dasar penyusunan skema anggaran dan jadwal pekerjaan.
Ia menegaskan, langkah ini bukan sekadar respons atas laporan, tetapi bagian dari upaya memperkuat ketahanan infrastruktur daerah dalam jangka panjang.
Baca juga: Mendikdasmen Masukkan Bahasa Inggris sebagai Mapel Wajib SD Tahun 2027, Jember Diminta Bersiap
“Keselamatan warga dan stabilitas ekonomi daerah menjadi pertimbangan utama dalam penentuan prioritas ini,” pungkas Dody.
Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyatakan dukungan penuh terhadap agenda revitalisasi tersebut.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat penting mengingat kebutuhan anggaran dan skala pekerjaan yang tidak kecil.
“Kami berharap jadwal pelaksanaan dan alokasi anggarannya segera jelas, sehingga masyarakat bisa melihat progres nyata. Infrastruktur yang kuat akan berdampak langsung pada penurunan risiko bencana dan peningkatan aktivitas ekonomi,” ujar Muhammad Fawait.(R-dy).
Editor : Redaksi