KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Kediri, Rabu (11/3).
Dalam laporan tersebut, sejumlah indikator pembangunan Kota Kediri menunjukkan capaian positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan hingga peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
Baca juga: Amankan Mudik Lebaran, Polres dan Pemkot Kediri Siagakan Layanan Darurat dan Titip Kendaraan
Mbak Wali mengungkapkan tingkat kemiskinan di Kota Kediri pada 2025 tercatat turun menjadi 6,04 persen. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan dengan realisasi sebesar 105,40 persen dan masuk kategori sangat tinggi. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga berada di angka 3,76 persen.
Pada sektor pembangunan manusia, IPM Kota Kediri mencapai 82,71 atau hampir memenuhi target yang ditetapkan. Peningkatan ini ditopang oleh berbagai indikator, di antaranya angka harapan hidup yang mencapai 76,28 tahun, harapan lama sekolah 15,72 tahun, serta rata-rata lama sekolah 11,09 tahun. Peningkatan juga terlihat dari rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat yang menunjukkan tren membaik.
Baca juga: THR Tak Dibayar? Pemkot Kediri Siapkan Posko Pengaduan untuk Pekerja
Di sisi ekonomi daerah, pendapatan Kota Kediri pada 2025 juga melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target sebesar Rp1,52 triliun, realisasinya mencapai Rp1,56 triliun atau sekitar 102,55 persen.
Pendapatan tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk pendapatan asli daerah yang terealisasi sebesar Rp466,34 miliar atau 104,36 persen dari target.
Baca juga: Cegah Bahaya Digital pada Anak, Pemkot Kediri Dukung Regulasi Baru Pembatasan Akun Medsos
“Capaian ini menunjukkan upaya bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mbak Wali dalam penyampaian laporannya.
Mbak Wali juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan masyarakat Kota Kediri atas dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan selama 2025. Menurutnya, laporan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah di masa mendatang.nia
Editor : Redaksi