Sambut Operasi Ketupat 2026! Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan di Silang Monas

realita.co
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) sore. 

JAKARTA (Realita)- Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas, Jakarta.

Apel ini menandai kesiapan negara dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Baca juga: Amankan Arus Mudik Lebaran, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Ketupat Jaya 2025

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) sore. 

Apel tersebut diikuti 3.363 personel gabungan. Kombes Bayu Pratama Gubunagi bertindak sebagai Komandan Apel.Dalam Operasi Ketupat 2026, Jenderal Sigit bertindak sebagai Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (Bijakops), didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakil Penanggung Jawab. Secara teknis, operasi ini akan dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho selaku Kaopspus. Seluruh pejabat Operasi Ketupat 2026 hadir pula dalam Rakor ini.

"Kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan kegiatan operasi terpusat di mana kita bagi menjadi dua kegiatan yang dimulai hari ini untuk 13 hari ke depan," ujar Kapolri saat upacara apel.

Sigit menambahkan, pengamanan tidak hanya fokus pada terorisme atau gangguan kamtibmas, tetapi juga objek-objek vital. Sebanyak 185.607 objek seperti masjid, lokasi salat Id, hingga bandara masuk dalam daftar pengamanan ketat.

"Pemerintah juga menyiagakan 2.746 pos yang tersebar di titik-titik rawan. Terdiri dari pos pengamanan, pelayanan, hingga pos terpadu guna melayani masyarakat yang melakukan perjalanan jauh," terangnya.

Mantan Kapolda Banten ini juga menilai, sinergitas lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat tahun ini.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Dukung Operasi Ketupat Semeru 2025

"Saya minta seluruh personel polri diminta menjaga profesionalisme untuk memberikan rasa aman bagi pemudik," lanjutnya.

Dirinya berharap dengan kesiapan maksimal, perayaan Idul Fitri 1447 H dapat berjalan lancar.

Terlihat dalam agenda tersebut, Menko Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal (HOR) (Purn) Djamari Chhaniago dan sejumlah pejabat utama Kemenko Polkam.

Hadir pula Menhub RI Dudy Purwagandhi beserta para Dirjen di Kemenhub, Kabasarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Hadir pula para perwakilan dari stakeholder lainnya yang terkait. Kemudian Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bersama seluruh PJU Mabes Polri.

Baca juga: Polres Kotabaru Akhiri Operasi Ketupat Intan-2024

Kemudian, Panglima TNI Agus Subiyanto mengatakan apel tersebut sebagai bentuk kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idul Fitri serta arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026.

"Kehadiran TNI-Polri serta kementerian dan instansi terkait dalam operasi ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara untuk melayani dan melindungi masyarakat," ucap Jenderal TNI Agus.

Agus juga menjelaskan TNI dan Polri harus senantiasa hadir untuk rakyat, memberikan rasa aman, menjamin kelancaran perjalanan, serta memastikan keselamatan para pemudik dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.

"Berikan layanan terbaik untuk beri rasa aman kepada masyarakat serta cegah potensi gangguan Kamtibmas karena setiap personil tahu akan tugas tanggung jawabnya," tutupnya.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru