Demo Melawan Kebijakan Trump juga Terjadi di Daerah Kekuasaan Partai Republik

realita.co
Aksi demonstran anti Trump juga terjadi di Berlin, Jerman. Foto: No Kings

GELOMBANG protes bertajuk “No Kings” kini menggema di seluruh Amerika Serikat. Jutaan warga turun ke jalan, menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Aksi ini dilaporkan berlangsung di lebih dari 3.000 lokasi di seluruh 50 negara bagian, bahkan meluas hingga ke sejumlah kota di Eropa seperti London dan Paris. Skala mobilisasi massa yang besar membuat demonstrasi ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Donald Trump Lecehkan Putra Mahkota Arab Saudi: Cium P#nt4t Saya!

Seruan “No Kings” menjadi simbol penolakan terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai terlalu dominan dan kekhawatiran atas arah demokrasi di Amerika Serikat. Para demonstran membawa berbagai isu, mulai dari kebijakan imigrasi, konflik geopolitik termasuk ketegangan dengan Iran, hingga isu kebebasan sipil.

Baca juga: Demo 'No Kings' di AS dan Eropa, Jutaan Manusia Marah ke Donald Trump: Otoriter, Tak Bermoral, Tidak Becus dan Sembrono

Menariknya, aksi ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar yang selama ini dikenal sebagai basis oposisi. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa demonstrasi juga muncul di wilayah yang sebelumnya merupakan kantong dukungan Partai Republik. Hal ini dinilai sebagai sinyal bahwa dinamika politik di dalam negeri AS semakin kompleks.

Aksi “No Kings” sendiri bukan yang pertama. Ini merupakan gelombang lanjutan dari rangkaian protes sejak 2025, yang menunjukkan bahwa gerakan ini terus berkembang dan menarik partisipasi lebih luas dari masyarakat.

Baca juga: Ribuan Warga di New York Demo No Kings, Protes Keras Donald Trump

Hingga kini, belum ada respons besar dari Gedung Putih terkait skala aksi tersebut. Namun, besarnya gelombang protes ini menjadi sorotan dunia dan menandakan meningkatnya tekanan publik terhadap pemerintah AS.abc

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru