BIREUEN (Realita) – Seorang wartawan media online Realita.co di Kabupaten Bireuen menerima ancaman pembunuhan dari pria berinisial D atau pemilik akun Facebook Anderson pada Selasa (21/4/2026).
Terduga pelaku mengirimkan pesan bernada kekerasan tersebut melalui aplikasi WhatsApp setelah korban merilis berita kritis terkait dirinya.
Baca juga: Diduga Hina Profesi, Pemilik Akun Facebook Anderson Kembali Ancam Wartawan di Bireuen
Pemicu utama intimidasi ini diduga kuat bersumber dari karya jurnalistik yang tayang sebelumnya. Wartawan tersebut melaporkan dugaan pelecehan terhadap profesi jurnalis yang melibatkan pemilik akun Facebook Anderson tersebut.
Ketegangan memuncak sekitar pukul 19.00 WIB ketika Anderson mengirimkan pesan singkat kepada korban.
Dalam pesan itu, pelaku mengaku sudah berada di sekitar kediaman korban untuk melakukan konfrontasi fisik secara langsung.
"Katubit ju aneuk bajeung, ke katrouk bak masjid Bale Stuy (keluar kau bajingan, aku sudah sampai di masjid Bale Seutuy -red)," ujar Anderson via pesan WhatsApp ke wartawan realita.co, Selasa (21/4/2026).
Selain melontarkan makian, Anderson juga melayangkan ancaman pembunuhan yang sangat spesifik dan sadis. Ia secara terang-terangan mengancam akan menghabisi nyawa sang wartawan dengan cara menginjak leher korban.
Baca juga: Dugaan Penghinaan Wartawan Bergulir, Polres Empat Lawang Panggil Oknum Guru PNS
"Bak mareh kugidham kapreh, (di leher kuinjak, kau tunggu - red)," ancam Anderson dalam pesan singkatnya.
Hingga saat ini, ancaman tersebut memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan jurnalis yang bertugas di wilayah Bireuen. Selain itu, tindakan intimidasi ini menambah daftar panjang kasus kekerasan dan ancaman terhadap kebebasan pers di daerah tersebut. (mis)
Editor : Redaksi