KEDIRI (Realita) - Kasus hantavirus yang belakangan menjadi perhatian publik nasional hingga kini belum ditemukan di Kota Kediri. Meski demikian, Dinas Kesehatan Kota Kediri mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari keberadaan tikus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Supriyanto mengatakan, hingga saat ini belum terdapat laporan kasus hantavirus di Kota Kediri.
Baca juga: Kaliombo Ditutup 6 Bulan, Ini Langkah Dishub Kota Kediri Antisipasi Kemacetan
“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada kasus hantavirus di Kota Kediri. Jadi saat ini sifatnya masih antisipasi dan pencegahan,” ujarnya.
Menurut Hendik, hantavirus merupakan penyakit yang disebabkan virus yang dibawa tikus. Penularannya dapat terjadi melalui saluran pernapasan akibat menghirup partikel dari urine, air liur, maupun kotoran tikus yang mengering.
Karena itu masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan gudang, tempat penyimpanan barang, maupun area yang terdapat bekas sarang tikus.
Baca juga: 12 Kali Berturut-turut Raih WTP, Mbak Wali: APBD Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
“Kalau membersihkan tempat yang ada bau tikus atau bekas sarangnya, sebaiknya memakai masker dan jangan langsung disapu karena debunya bisa beterbangan,” jelasnya.
Ia menyarankan area yang akan dibersihkan terlebih dahulu dibasahi menggunakan air agar debu tidak mudah terhirup.
Baca juga: Jembatan Kaliombo I Ditutup 7 Bulan, Arus Kediri-Tulungagung Dialihkan
“Sebaiknya dipercik atau dibasahi dulu, lalu dipel atau dibersihkan secara perlahan supaya lebih aman,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Kota Kediri berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus sebagai langkah pencegahan dini agar hantavirus tidak muncul di Kota Kediri.nia
Editor : Redaksi