MADIUN (Realita) - Sparta Pena FC memastikan langkah ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian tersebut diraih setelah menahan imbang Polres Madiun B dengan skor 0-0 dalam pertandingan terakhir fase grup yang digelar di Lapangan Tri Brata, Rabu (10/6/2026).
Hasil imbang tersebut, cukup bagi Sparta Pena FC untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Grup D. Tim yang diperkuat para jurnalis ini mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dua kemenangan dan satu kali imbang.
Baca juga: Polri Dukung Penuh Nobar Piala Dunia, Sinergi untuk Hiburan Rakyat dan Penguatan Kamtibmas
Catatan tersebut sekaligus membuat Sparta Pena FC menutup fase grup tanpa menelan kekalahan.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Baik Sparta Pena FC maupun Polres Madiun B sama-sama tampil agresif dan berupaya mencetak gol cepat. Sejumlah peluang berhasil tercipta di kedua kubu, namun solidnya lini pertahanan dan penampilan disiplin para pemain membuat tidak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol.
Meski gagal meraih kemenangan pada laga terakhir grup, hasil tersebut tetap disambut positif oleh kubu Sparta Pena FC karena sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Manajer Sparta Pena FC, Wiwit Eko Prasetyo, mengatakan bahwa fokus utama tim adalah memastikan tiket menuju babak perempat final sekaligus mempertahankan posisi sebagai pemuncak grup.
“Memang kami gagal mencuri kemenangan, tetapi hasil imbang ini sudah cukup membawa kami menjadi juara grup,” ungkap Wiwit usai pertandingan.
Baca juga: Gara-Gara Trump, Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Makin Gencar
Menurutnya, performa tim pada laga tersebut belum sepenuhnya maksimal. Selain harus bermain di bawah cuaca yang cukup panas, Sparta Pena FC juga tidak tampil dengan kekuatan terbaik karena beberapa pemain terpaksa absen.
“Pertandingan berlangsung sore hari dengan cuaca yang sangat panas dan cukup menyilaukan. Selain itu ada beberapa pemain yang tidak bisa hadir sehingga kami kurang maksimal dalam pertandingan hari ini,” jelasnya.
Kendati demikian, Wiwit tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan dan mengamankan hasil yang dibutuhkan untuk lolos ke fase gugur.
Sedangkan memasuki babak perempat final, Sparta Pena FC diperkirakan akan tampil dengan komposisi yang lebih lengkap. Beberapa pemain yang sebelumnya absen akibat cedera maupun akumulasi kartu diproyeksikan sudah bisa kembali memperkuat tim.
“Untuk pertandingan berikutnya, beberapa pemain yang sebelumnya terkena akumulasi kartu merah maupun yang cedera kemungkinan sudah bisa bermain lagi. Dengan komposisi yang lebih lengkap, kami optimistis bisa tampil maksimal,” imbuhnya.
Meski enggan membeberkan strategi yang akan diterapkan pada fase gugur nanti, Wiwit menegaskan bahwa target Sparta Pena FC sejak awal turnamen tidak pernah berubah.
“Yang jelas target kami satu, yaitu menjadi juara turnamen ini,” tandas Wiwit Eko Prasetyo dengan berapi-api. Yw
Editor : Redaksi