Indonesia Juara Thomas Cup 2020, tanpa Kibaran Merah Putih

realita.co
Tim bulutangkis Indonesia yang berhasil menjuarai Piala Thomas 2020.

AARHUS - Bendera Merah Putih gagal berkibar menyusul kesuksesan Indonesia menjuarai Thomas Cup 2020. Sebagai gantinya hadir bendera PBSI selaku induk bulu tangkis di Tanah Air. Namun, Indonesia Raya tetap berkumandang.

Hal ini terjadi karena Indonesia terkena sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA) yang efektif per 7 Oktober lalu. Indonesia dilarang mengibarkan bendera negara, kecuali dalam ajang Olimpiade, dalam turnamen internasional. Hukuman tersebut datang dari Badan Antidoping Dunia (WADA) 

Baca juga: Indonesia Juara Umum Thailand Masters 2026, Sabet 4 Gelar

Selain pengibaran bendera, Indonesia juga tidak bakal dianugehrahkan status tuan rumah kejuaraan level regional, kontinental, dan dunia selama masa penangguhan.

Selain itu, perwakilan Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) juga dilarang duduk sebagai anggota dewan di komite sampai status sanksi dipulihkan, atau minimal menjalani masa penangguhan selama satu tahun.

Indonesia mengalahkan China 3-0 di final Piala Thomas 2020. Dengan kemenangan ini, tim badminton putra mengakhiri paceklik 19 tahun.

Baca juga: PWI Lamongan Gelar Bulu Tangkis Bareng Diskopum dan Ikatan Notaris Indonesia

Semifinalis Denmark dan Jepang, runner-up China, serta juara Indonesia bergantian naik podium pada seremoni juara. Masing-masing anggota tim kemudian mendapat medali.

Saat tim Indonesia tampil, berkibar bendera PBSI dan penyerahan Piala Thomas. Kapten tim Hendra Setiawan dan pelatih kepala ganda putra Herry IP mengangkat trofi bersamaan.

Baca juga: Kalahkan Anthony Ginting, Jonatan Christie Juara All England 2024

Piala Thomas digilir ke pemain dan pelatih. Setelah itu Indonesia Raya berkumandang dengan anggota tim ikut bernyanyi sembari menempatkan satu tangan di dada.tan

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru