MADIUN (Realita) - Semangat memperkuat ekonomi kerakyatan melalui gerakan koperasi mewarnai peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar upacara di halaman Pendapa Ronggo Djoemeno, Caruban, Senin (13/7/2026), sekaligus menegaskan komitmennya mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah kabupaten.
Bupati Madiun Hari Wuryanto bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono. Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum untuk memperkokoh peran koperasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi rakyat yang berlandaskan semangat gotong royong.
Baca juga: Jelang Hari Jadi ke-458, Bupati Madiun Pimpin Ziarah ke Makam Para Bupati Terdahulu
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan nasional melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Secara nasional, pemerintah menargetkan terbentuknya lebih dari 80.000 koperasi yang diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, hingga meningkatkan pemasaran produk lokal.
Di Kabupaten Madiun, program tersebut terus dipercepat. Pemkab menargetkan pembentukan 206 Koperasi Desa Merah Putih. Hingga 1 Juli 2026, sebanyak 73 koperasi telah rampung 100 persen, 124 koperasi masih dalam tahap penyelesaian, sedangkan sembilan koperasi telah mengantongi perizinan dari Perhutani.
Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis keberadaan KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Sepasma Wilayah Tengah Resmi Dibuka, Pemkab Madiun Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya
Selain itu, dalam sambutan Menteri Koperasi juga ditegaskan bahwa koperasi Indonesia harus bertransformasi menjadi organisasi yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Koperasi didorong memanfaatkan digitalisasi, sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta analisis data agar semakin kompetitif dan mampu menarik minat generasi muda.
Pemerintah juga mengapresiasi tumbuhnya koperasi di sektor ekonomi kreatif dan digital, mulai dari koperasi yang bergerak di bidang gim, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga perusahaan rintisan (startup). Pemerintah daerah diharapkan terus memberikan pendampingan agar lahir lebih banyak koperasi modern di berbagai daerah.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Pembukaan Sepasma 2026, Pemkab Madiun Dorong Budaya dan Ekonomi Rakyat
Menutup sambutannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh insan koperasi menjadikan Hari Koperasi ke-79 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun perekonomian daerah.
"Semoga di Hari Koperasi bisa bangkit menuju Indonesia yang adil dan makmur, serta mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera. Ini yang bisa kami sampaikan, terima kasih," ujar Hari Wuryanto. Yw/Adv
Editor : Redaksi