TMMD ke-129 Dimulai di Bojonegoro, Jalan Beton hingga Rehab Sekolah Jadi Prioritas Pembangunan Desa Kesongo

Reporter : Cinta Aurellia
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi digelar. Foto dok

BOJONEGORO (Realita) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi digelar di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 18 Agustus 2026 ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto selaku Dansatgas TMMD ke-129 menegaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang terbukti efektif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, program ini juga memperkuat ketahanan wilayah serta menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat.

Baca juga: Pasar Murah Mandiri TMMD 129 Bojonegoro Diserbu Warga, Telur Program Gayatri Dijual Rp20 Ribu per Kilogram

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", program ini melibatkan TNI, kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, hingga masyarakat sebagai bentuk kolaborasi membangun desa dari berbagai sektor.

"Kegiatan TMMD di Desa Kesongo akan dilaksanakan selama 30 hari dengan sasaran fisik yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Rabu (15/7/2026).

Pada pelaksanaan TMMD ke-129, sejumlah proyek fisik menjadi prioritas. Di antaranya pembangunan dua ruas jalan cor beton untuk meningkatkan akses transportasi warga, normalisasi sungai afvoer guna mengurangi risiko banjir, rehabilitasi empat ruang kelas sekolah, pembangunan satu titik sumur bor, peningkatan kualitas sembilan unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), serta pembangunan drainase.

Baca juga: TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Pasar Murah Mandiri di KDKMP Desa Kesongo

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut meliputi penyuluhan keluarga berencana (KB), pencegahan stunting, penghijauan lingkungan, hingga edukasi ketahanan pangan bagi masyarakat.

Menurut Dandim, perpaduan pembangunan fisik dan nonfisik diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.

Baca juga: Anggarkan Rp5,285 Miliar untuk Pembangunan Desa, Bupati Bojonegoro Resmi Buka TMMD ke-129 di Desa Kesongo

"Program TMMD ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh warga," pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Meta Deskripsi: TMMD ke-129 resmi dimulai di Desa Kesongo, Bojonegoro. Program ini membangun jalan beton, rehab sekolah, sumur bor, RTLH, hingga penyuluhan stunting dan ketahanan pangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Arif Ardliyanto

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru