Diminta Hadir ke Persidangan dan Bawa Ijazah, Jokowi malah Datangkan 15 Orang yang Diklaim Teman Kuliah

realita.co
Jokowi. Foto: PSi

JAKARTA - Kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir di pengadilan.

Sebanyak 15 teman kuliah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dipastikan siap memberikan kesaksian dalam perkara tersebut.

Baca juga: Sudah Bisa Ditebak, Jokowi Tak Hadiri Sidang Perkara Ijazah Palsu

Para saksi tersebut akan hadir dalam sidang dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa yang didakwa melakukan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Jokowi terkait tudingan ijazah palsu.

Sidang perdana perkara dr Tifa telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada 2 Juli 2026.

Dalam persidangan tersebut, jaksa membacakan dakwaan terkait unggahan di media sosial yang dinilai menyerang kehormatan atau nama baik Jokowi.

Sementara itu, nama Roy Suryo juga muncul dalam perkara serupa. Roy diketahui telah menempuh dua kali upaya praperadilan.

Pada sidang praperadilan pertama yang diputus pada 7 Juli 2026, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan Roy.

Hakim tunggal menyatakan proses penggeledahan, penangkapan, dan penahanan yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap Roy Suryo tidak sah.

Baca juga: Alumni S2 Ilmu Hukum UGM: Jokowi Tidak Akan Hadir Setiap Hari di Sidang 

Kuasa hukum teman kuliah Jokowi, Ade Darmawan, memastikan seluruh saksi yang disiapkan berada dalam kondisi sehat dan siap hadir di persidangan.

Menurut Ade, pihaknya telah melakukan persiapan agar para saksi dapat memberikan keterangan secara utuh dan konsisten sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.

“Kita mempersiapkan untuk persidangan saksi-saksi bahwa apa yang menjadi keterangan mengalir seperti biasa. Tentunya beliau semua teman-teman bapak kompak untuk memberikan keterangan yang lebih firm,” jelasnya saat ditemui usai bertemu Jokowi di kediamannya, Rabu (15/7/2026).

Ade mengatakan, kondisi kesehatan para saksi menjadi perhatian karena mayoritas telah berusia lanjut. Namun, ia memastikan seluruhnya siap memberikan kesaksian.

Baca juga: PDIP Minta Jokowi Penuhi Janji Hadir di PN Jaktim,  Tunjukkan Ijazah Asli Sebelum Safari ke NTT

“Kita memastikan saksi-saksi ini bisa hadir semua tanpa terkecuali dari yang diperiksa kepolisian. Kita cek kesehatannya, pengingatnya, ketika di-BAP. Satu tahun lebih kita kroscek kembali. Konsisten pada yang sudah disampaikan. Karena orang tua semua kesehatan beliau baik untuk hadir di persidangan. Kita menantikan Bapak juga sudah tidak sabar hadir di persidangan,” jelasnya.

Ade menjelaskan, 15 saksi tersebut merupakan teman satu angkatan, satu fakultas, hingga teman satu kelas Jokowi saat menempuh pendidikan di UGM.

“15 untuk angkatan Pak Jokowi teman kuliah dari UGM fakultas yang sama lulus tahun sama teman satu kelas beliau. Bahkan teman yang dikirim ke Aceh bareng, tapi beliau 6 tahun Mas Frono, Bapak Ir. Joko Widodo 2 tahun,” tuturnya.

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru