BANDUNG (Realita)- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan posisi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) hingga Selasa, 21 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi penerimaan daerah tercatat sebesar Rp55.041.977.888 sedangkan pengeluaran mencapai Rp109.865.668.811
Baca juga: Krakatau Posco Kembali Raih Proper Hijau Tingkat Provinsi Banten
"Dengan demikian, posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat berada di angka Rp30.781.622.701," tulis laporan dikutip dari halaman bapenda.jabarprov.go.id, Rabu (22/7/2026) malam.
Dalam laporan harian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Dari sisi pendapatan, sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan daerah dengan nilai Rp19.009.357.200.
Selanjutnya, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) memberikan kontribusi sebesar Rp11.838.741.400.
Penerimaan daerah lainnya berasal dari:
- Dana Bagi Hasil: Rp22.461.693.800
- Lain-lain PAD yang Sah: Rp926.771.587
- Pajak Air Permukaan: Rp659.822.500
- Retribusi Daerah: Rp138.799.400
- Pajak Alat Berat: Rp5.524.000
Baca juga: Konflik Lahan Garapan di Desa Sukaharja, kian Memanas
- Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp1.268.001
Total realisasi penerimaan daerah hingga pukul 17.00 WIB tercatat sebesar Rp55.041.977.888.
Belanja Pegawai Porsi Terbesar Pengeluaran
Sementara itu, realisasi pengeluaran daerah mencapai Rp109.865.668.811 yang digunakan untuk berbagai kebutuhan belanja pemerintah daerah, meliputi:
- Belanja Pegawai: Rp71.338.745.352
- Belanja Barang dan Jasa: Rp18.507.046.520
Baca juga: Pemprov DKI cuma Beri Sanksi Teguran pada Holywings
- Belanja Modal: Rp13.699.961.939
- Belanja Hibah: Rp5.500.000.000
- Belanja Bantuan Keuangan ke Pemerintah Desa: Rp819.915.000
Berdasarkan realisasi penerimaan dan pengeluaran tersebut, posisi saldo kas RKUD Provinsi Jawa Barat hingga Selasa, 21 Juli 2026 pukul 17.00 WIB tercatat sebesar Rp30.781.622.701
Demi menjaga akuntabilitas dan transparansi, Pemprov Jabar secara rutin mempublikasikan laporan posisi saldo kas RKUD sebagai bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang bersih dan dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.(Lis)
Editor : Redaksi