Komunitas Petarung Bebas Kota Madiun Raih Lima Gelar Juara, Dorong Event Bela Diri Cegah Tawuran

realita.co

MADIUN (Realita) – Komunitas Petarung Bebas Kota Madiun menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Dari enam atlet yang diturunkan, lima di antaranya berhasil meraih gelar juara, sementara satu atlet lainnya belum mampu melangkah hingga podium.

Pembina Petarung Bebas Madiun, Eko Ahmad Bustsowi atau yang akrab disapa Eko Gali, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. 

Baca juga: Usia 8 Tahun, Abishalom Sadajiwa Buktikan Potensi di Adu Wani Wali Kota Cup 2026

Menurutnya, mayoritas atlet mampu menampilkan performa terbaik setelah menjalani persiapan yang matang.

"Alhamdulillah kami menurunkan enam atlet. Satu belum berhasil lolos dan lima atlet berhasil menjadi juara," ujar Eko, Sabtu (25/7/2026).

Ia menilai kejuaraan seperti Adu Wani Wali Kota Cup tidak hanya menjadi ajang untuk mengukir prestasi, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakat di olahraga bela diri.

Karena itu, Eko berharap kompetisi serupa dapat digelar secara rutin di Kota Madiun. Menurutnya, semakin banyak ruang kompetisi yang tersedia, semakin besar pula peluang mengarahkan keberanian para remaja ke jalur yang positif sekaligus menekan potensi tawuran.

"Harapan kami event seperti ini terus diadakan. Kalau berani ya bertanding di atas ring, setelah itu tetap saudara. Jangan sampai keberanian disalurkan lewat tawuran di jalan," tegasnya.

Baca juga: IBCA BFC MMA Kota Madiun Raih Juara Umum, Plt Wali Kota Pastikan Adu Wani Cup Berlanjut pada 2027

Sementara itu, Pelatih Petarung Bebas Kota Madiun, Lucky Khairul Bimantoro, mengungkapkan keberhasilan lima atlet meraih gelar juara merupakan buah dari latihan rutin yang dijalani secara konsisten.

Menurut Lucky, para atlet berlatih setiap Senin hingga Jumat dengan materi yang mencakup peningkatan kondisi fisik, seperti lari, jogging, latihan beban ringan, hingga pendalaman teknik bertarung.

"Persiapannya latihan rutin setiap Senin sampai Jumat. Fisik dan teknik terus kami matangkan agar atlet siap bertanding," katanya.

Lebih jauh, Lucky menjelaskan bahwa saat ini komunitas Petarung Bebas Kota Madiun memiliki sekitar 10 atlet. Namun, hanya enam atlet yang diturunkan pada kejuaraan tersebut karena dinilai telah memenuhi kesiapan fisik dan teknik, sementara atlet lainnya masih memerlukan pembinaan lebih lanjut.

Baca juga: Siswa SD Asal Mojopurno Elanno Arka, Sabet Juara MMA Beginner di Adu Wani Wali Kota Cup 2026

"Saat ini kami baru memiliki sekitar 10 atlet. Yang kami turunkan adalah yang benar-benar siap bertanding, sedangkan yang lain masih perlu pembinaan fisik," ujarnya.

Meski belum mampu menyapu bersih kemenangan, Lucky tetap mengapresiasi perjuangan seluruh atlet. Hasil yang diraih akan menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan prestasi pada kejuaraan berikutnya.

"Saya bangga karena dari enam atlet yang bertanding, lima berhasil menjadi juara. Yang satu akan kami evaluasi agar ke depan bisa lebih baik," pungkas Lucky Khairul Bimantoro. Yw

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru