Si Jago Merah Mengamuk di Ponorogo, Nenek 70 Tahun Luka Ringan

realita.co
Rumah milik nenek Wiji yang terbakar hebat, akibat api pada kayu tumpu belum padam.

PONOROGO (Realita)- Warga Desa Bajang Kecamatan Mlarak geger. Ini setelah salah satu rumah warga setempat terbakar hebat pada bagian dapur.

Kejadian ini menimpa rumah Wiji (70) warga Dukuh Carut RT 001 RW 002 Desa Bajang. Api diketahui sekitar pukul 22.15, Selasa (19/10) malam. Saat seorang pejalan kaki yang melintas di depan rumah Wiji, melihat kepulan asap berwarna merah keluar dari belakang rumah nenek ini.

Baca juga: Truk Hantam Pick Up Bermuatan BBM, Sopir Terbakar

" Ada teriakan kebakaran dari orang di jalan lalu saksi melihat kobaran api sudah besar di dapur milik Korban, dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar," ujar Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini.

Sudaroini menambahkan, api melalap habis bagian dapur dan isinya. Amukan si jago merah sendiri baru bisa di padamkan, setelah 2 unit mobil Damkar Pemkab Ponorogo di bantu warga memadakamkan api.

Baca juga: Terdakwa Pembakaran Polsek Dituntut 6 Bulan Penjara, Jaksa Pertimbangkan Masa Depan Pendidikan

" Pemilik ruman mengalami luka ringan akibat terkena api. Untuk kerugian materiil kurang lebih Rp 50 juta. Api bisa dipadamkan pukul 23.15 Wib," tambahnya. 

Sudaroini mengaku, dari penyelidikan petugas api diduga dipicu dari kayu bakar yang ada di dalam tungku masak, yang membesar secara tiba-tiba dan menjalar ke kayu bakar.

Baca juga: Kebakaran Dahsyat Hongkong, Disnaker Cari PMI Ponorogo Jadi Korban

"Hasil  penyelidikan diketahui api berasal dari Tungku masak dan menjalar ke Tumpukan Kayu Bakar di sebelah Tungku. Kemudian menjalar ke tumpukan Kayu Jati (Kusen Rumah) selanjutnya menjalar ke atap dapur sehingga api membesar menghabiskan seluruh bagian dapur rumah," pungkasnya.lin

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru