BATU (Realita)- Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mewarnai dunia olahraga di Kota Batu. Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batu menggelar Home Turnamen Biliar kategori Pemula dan Pratama se-Jawa Timur 2026 di Omah Kafe & Biliar GStar2, Jalan Suropati No. 30, Kota Batu.
Turnamen yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, pada Jumat (21/8/2026). Ajang ini diikuti puluhan atlet, baik atlet Porprov maupun non-Porprov, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Baca juga: KONI Kota Batu Laksanakan Rapat Kerja Tahunan Pasca Porprov IX Jatim 2025
Sentot mengapresiasi langkah POBSI Kota Batu yang menggelar turnamen tersebut. Menurutnya, pertandingan menjadi sarana penting bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding dengan lawan dari berbagai daerah.
“Turnamen ini menjadi bagian dari try out atlet yang sedang dipersiapkan menuju Porprov 2027. Kami berharap mereka bisa bertemu lawan yang memiliki kemampuan lebih tinggi sehingga dapat mengukur kapasitas dan meningkatkan prestasi,” ujar Sentot.
Ia menjelaskan, saat ini atlet-atlet Kota Batu dari berbagai cabang olahraga juga tengah menjalani pemusatan latihan di masing-masing cabang olahraga. Beberapa atlet Wushu bahkan dititipkan untuk menjalani latihan di Puslatda Jawa Timur, khususnya nomor Taolu.
Sementara atlet Gulat dan Sambo menjalani pemusatan latihan di sebuah camp di Pakisaji, Kabupaten Malang. Di lokasi tersebut, atlet tidak hanya menjalani latihan rutin, tetapi juga mendapatkan lawan tanding dari berbagai daerah.
Sentot berharap program pemusatan latihan dan berbagai uji tanding tersebut mampu meningkatkan kualitas atlet Kota Batu sehingga dapat memberikan kontribusi prestasi, terutama dalam perolehan medali emas pada Porprov Jawa Timur 2027.
Terkait pembinaan atlet, KONI Kota Batu juga mendorong cabang olahraga yang belum masuk dalam program pemusatan latihan KONI untuk menjalankan pemusatan latihan secara mandiri dengan dukungan anggaran paguyuban sesuai cabang olahraga masing-masing.
Baca juga: Hari Ini, Bonus Atlet Kota Batu Mulai Dicairkan
Ia menyebut, proses seleksi atlet menuju Porprov 2027 masih berlangsung. Atlet yang meraih medali pada Porprov 2025 menjadi salah satu prioritas, disusul atlet hasil penjaringan dan pengukuran kondisi fisik melalui tes, termasuk VO2 Max.
“Kami belum menentukan siapa atlet yang akan tampil di Porprov. Saat ini yang dilakukan adalah menentukan atlet yang masuk pemusatan latihan. Dari sana akan dilakukan seleksi melalui hasil latihan, penilaian pelatih, serta tes kebugaran yang dilakukan KONI,” jelasnya.
Sentot juga mengungkapkan, sekitar 35 atlet Kota Batu yang sebelumnya berprestasi tidak dapat kembali tampil pada Porprov 2027 karena faktor batas usia. Kondisi tersebut membuat KONI harus menyiapkan regenerasi atlet sejak dini.
Menurutnya, target perolehan medali pada Porprov 2027 belum dapat ditentukan. KONI masih menunggu hasil seleksi, pemusatan latihan, dan serangkaian try out untuk mengetahui kekuatan serta kapasitas atlet yang akan dipersiapkan.
Baca juga: Kota Batu Masuk 7 Besar di Porprov IX Jatim 2025, KONI Siapkan Bonus bagi Atlet dan Pelatih
“Setelah proses seleksi dan try out dilakukan, baru kami bisa melihat kualitas dan kapasitas atlet. Dari situ kami akan menentukan target yang realistis,” katanya.
Sementara itu, Ketua POBSI Kota Batu, Gaib Sampurno, menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Kota Batu yang telah hadir sekaligus membuka turnamen tersebut.
Ia mengatakan, hingga pembukaan turnamen tercatat sebanyak 28 peserta telah mendaftar. Para peserta berasal dari berbagai kelompok usia dan akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp5,5 juta.
“Turnamen ini kami gelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi wadah bagi atlet pemula dan atlet yang dipersiapkan menuju Porprov untuk menambah jam terbang,” pungkas Gaib. (Ton)
Editor : Redaksi