BATU (Realita)- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mendorong seluruh cabang olahraga (cabor) untuk memperkuat peran kehumasan dan publikasi. Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas pembinaan hingga prestasi atlet lebih dikenal masyarakat.
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, menyampaikan hal itu dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kehumasan yang diikuti perwakilan cabor di Kota Batu. Sabtu (12/9/2026)
Menurutnya, selama ini aktivitas olahraga prestasi di Kota Batu belum banyak terekspos. Padahal, Kota Batu memiliki capaian yang cukup membanggakan dan menaikkan posisi daerah di tingkat Jawa Timur.
“Olahraga prestasi kita di Kota Batu sebenarnya cukup bagus. Namun, greget dan keseragaman pemberitaannya masih kurang,” ujarnya.
Ia menilai publikasi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika atlet meraih juara. Proses latihan, persiapan menghadapi kejuaraan, profil atlet, hingga aktivitas masing-masing cabor juga perlu dikemas menjadi konten yang menarik.
" Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui bahwa Kota Batu memiliki banyak pilihan olahraga prestasi, tidak hanya olahraga yang bersifat rekreatif," ucapnya.
Sentot Ari Wahyudi mengungkapkan, KONI Kota Batu saat ini menaungi sekitar 46 cabor olahraga prestasi, ditambah sejumlah cabor fungsional. Potensi tersebut perlu dikenalkan hingga ke sekolah dan tingkat desa untuk menjaring bibit-bibit atlet baru.
“Kalau aktivitas cabor terus dikemas dan dipublikasikan, masyarakat akan tahu bahwa di Batu ada banyak olahraga prestasi. Anak-anak juga bisa tertarik untuk menekuni cabang olahraga sesuai potensinya,” katanya.
Selain mengejar prestasi, Sentot menekankan pentingnya keseimbangan antara olahraga dan pendidikan. Menurutnya, prestasi olahraga dapat menjadi salah satu modal bagi atlet muda untuk melanjutkan pendidikan maupun menatap masa depan.
Ia juga berharap cabor memiliki tanggung jawab bersama dalam mengembangkan olahraga di Kota Batu. Setiap kegiatan latihan maupun kejuaraan diharapkan dapat didokumentasikan dan disampaikan kepada tim humas KONI untuk dipublikasikan melalui media sosial maupun website KONI.
“Jangan hanya sekadar menjadi anggota KONI, melainkan ada tanggung jawab moral untuk mengembangkan dan mempromosikan olahraga di masing-masing cabor,” tegasnya.
FGD Kehumasan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membangun pola komunikasi yang lebih terarah antara KONI, cabor, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan publikasi yang lebih masif. KONI berharap olahraga prestasi semakin mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat mau pun pemerintah Kota Batu. (Ton)
Editor : Redaksi