KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Bogor, Rp1,5 Miliar Diamankan

realita.co
Gedung Pemkab Bogor. Foto: Istimewa

JAKARTA (Realita)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi seputar pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain itu, penyidik juga menelusuri dugaan upah pungut oleh penyelenggara negara.

Hal ini disampaikan Plt. Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu (22/8/2026) dini hari.

Baca juga: Skala Nasional! Polres Kabupaten Bogor Bersama Pemkab Sediakan 77 Armada Bus Mudik Gratis 2026

"Untuk kegiatan penyelidikan di Kabupaten Bogor terkait upah pungut, seperti yang sudah disampaikan oleh juru bicara, bahwa selain itu juga ada pengadaan barang dan jasa," ujar Taufik kepada wartawan.

Sprindik Umum, Tersangka Belum Ditetapkan

Taufik menjelaskan KPK sudah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum untuk perkara ini. Artinya tersangka akan dicari dan ditetapkan dalam proses penyidikan berjalan.

"KPK saat ini belum menetapkan tersangka karena masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan umum. Nah, oleh karena itu, kita belum dapat menyampaikan identitas atau pihak-pihak lain secara detail, termasuk konstruksi perkaranya seperti apa," ucap dia.

Ia meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum proses hukum selesai. 

Baca juga: Bupati Bogor Apresiasi Dapur SPPG dan Sentra Edukasi Gizi Lanud ATS

"Pada waktunya KPK juga akan menyampaikan perkembangan perkara ini secara transparan kepada publik sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan penyidikan," katanya.

Isu OTT dan Uang Rp1,5 Miliar

Berdasarkan informasi internal KPK yang dihimpun awak media, kegiatan di Kabupaten Bogor pada Kamis (20/8) adalah dalam rangka Operasi Tangkap Tangan (OTT). 

Namun hal ini dibantah Juru Bicara KPK Budi Prasetyo yang menyebut itu "kegiatan permintaan keterangan menindaklanjuti laporan masyarakat".

Baca juga: Resmi Dibuka, Marching Competition 2025! Sekda: Menumbuhkan Semangat Disiplin dan Kreativitas

Sejumlah kepala dinas dikabarkan terjaring dalam operasi tersebut dan sempat menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

KPK juga menemukan dan mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam operasi di Kabupaten Bogor.

Operasi itu diduga menyasar Bupati Bogor Rudy Susmanto, elite Partai Gerindra. Realita.co telah berupaya mengkonfirmasi Sang Bupati namun nomor teleponnya tidak aktif dan pertanyaan wartawan melalui pesan WhatsApp belum direspon.ang

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru