Raja Juli, Menteri Kehutanan yang Bertitel Sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

realita.co

JAKARTA (Realita)- Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI, memiliki latar belakang pendidikan yang cukup jauh dari disiplin ilmu kehutanan secara teknis.

Ia meraih gelar sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2001. Skripsinya membahas Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.

Baca juga: Pakar: Jokowi Layak Dianugerahi Raja Ngibul

Pendidikan berikutnya ditempuh di Department of Peace Studies, University of Bradford, Inggris, melalui beasiswa Chevening. Ia menyelesaikan studi magisternya dengan tesis mengenai konflik Aceh dan proses pencarian penyelesaian konflik secara damai.

Baca juga: Pengembalian Uang Raja Juli Tidak Bisa Tutup Perkara, KPK Diminta Panggil Dirjen Planologi Kehutanan 

Kemudian, melalui beasiswa Australian Development Scholarship (ADS), Raja Juli melanjutkan pendidikan doktoral di School of Political Science and International Studies, University of Queensland, Australia. Ia memperoleh gelar Ph.D. dengan disertasi yang membahas peran agama dalam pembangunan perdamaian di masyarakat yang dilanda konflik, dengan studi kasus Mindanao dan Maluku.

Jika dilihat dari riwayat akademiknya, tidak terdapat pendidikan formal yang secara spesifik berfokus pada ilmu kehutanan, silvikultur, konservasi hutan, manajemen sumber daya hutan, atau bidang teknis kehutanan lainnya.ha

Baca juga: Soal Amplop, Kuasa Hukum Bupati Kuansing Suhardiman Amby Benarkan Raja Juli: Nggak Usah Dibesar-besarkan

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru