DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH

realita.co
Tim DLH Kota Bekasi/dok.Humas

BEKASI (Realita)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi kembali melaporkan dugaan pencemaran Kali Bekasi ke Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). 

Penyebabnya, air sungai kembali berubah hitam dan mengeluarkan bau menyengat.

Baca juga: Wiwiek Hargono: Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMKM Bekasi Naik Kelas Hadapi Wajib Halal Oktober 2026

Laporan disampaikan Rabu (2/9/2026). Ini merupakan laporan lanjutan atas temuan di lapangan sejak akhir Agustus lalu.

KRONOLOGI TEMUAN DI LAPANGAN
1.  30 Agustus 2026: Tim DLH mendeteksi aliran air berwarna hitam dan berbau menyengat di kawasan perbatasan Kabupaten Bogor - Kota Bekasi.
2.  31 Agustus 2026: Aliran hitam terpantau bergerak perlahan ke wilayah Kota Bekasi karena debit sungai sangat kecil.
3.  1 September 2026: Di Bendungan Presdo, air mulai berbusa dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Temuan ini langsung dilaporkan ke KLH/BPLH RI . DLH juga melampirkan data hasil pemantauan dan kegiatan susur sungai bersama Komunitas Peduli Ciliwung-Cikeas (KP2C) dan TNI Angkatan Laut pada 27 Agustus 2026.

HASIL LAB: BANYAK PARAMETER MELEBIHI BAKU MUTU

Sebelumnya, UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kota Bekasi menguji sampel air 20 dan 22 Juli 2026. 

Hasilnya, sejumlah parameter melebihi baku mutu, di antaranya: TSS, BOD, COD, penurunan DO, kandungan nikel, seng, tembaga, serta Fecal Coliform.

Baca juga: Kepala BKN Prof. Zudan Senam Bersama ASN Pemkot Bekasi: Syukuri Jadi ASN

RAPAT KOORDINASI & TINDAK LANJUT

Karena dugaan pencemaran lintas wilayah, DLH Kota Bekasi juga meminta fasilitasi pengawasan ke DLH Provinsi Jawa Barat.

Pada 10 Agustus 2026, `KLH/BPLH RI` menggelar rakor bersama instansi terkait. Hasilnya disepakati 3 langkah:
1.  Pengawasan terhadap industri
2.  Pengawasan izin pemanfaatan air 
3.  Usulan pengawasan lapangan terhadap dugaan pembuangan limbah ilegal melalui "pipa siluman"

Namun hasil susur sungai 27 Agustus 2026 bersama KP2C dan TNI AL belum menemukan pipa siluman maupun aktivitas pembuangan limbah industri di wilayah administrasi Kota Bekasi.

Baca juga: Bekasi Bagikan Skema Kolaborasi OPD, Integrasi UMKM dan Kawasan Olahraga Multifungsi

PEMANTUANGAN TERUS DILANJUTKAN

DLH Kota Bekasi memastikan pemantauan dan koordinasi lintas wilayah bersama KLH/BPLH RI akan terus dilakukan. 

Tujuannya mendorong penindakan terhadap sumber pencemaran yang diduga berasal dari wilayah hulu serta mempercepat pemulihan kualitas dan ekosistem Kali Bekasi.(Ang)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru