SIDOARJO (Realita)- Bupati Sidoarjo Subandi mengaku kecewa karena pihak SPPG dinilai tidak bertanggung jawab atas biaya perawatan dan pengobatan ratusan pelajar serta santri yang terdampak keracunan setelah mengonsumsi MBG.
Subandi menyebut selama ini biaya para korban ditanggung Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, tanggung jawab tersebut seharusnya berada pada pihak penyelenggara SPPG jika terbukti makanan yang disalurkan menjadi penyebab korban sakit.
Baca juga: Ratusan Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Minta Pemerintah Pusat Beri Kewenangan
Meski demikian, Subandi menegaskan Pemkab Sidoarjo tetap mendukung program MBG. Ia meminta pelaksanaan program diperbaiki, termasuk memperketat perizinan dan pengawasan serta memberikan sanksi kepada penyelenggara yang bermasalah.
Baca juga: Sudah Ribuan Anak Keracunan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Tegas Menolak MBG Dihentikan
“Kalau ada penyelenggara bermasalah, ya hentikan, ganti pengelola, dan beri sanksi,” kata Subandi.
Baca juga: Hilang Ingatan pasca Keracunan MBG, Siswi di Karo Tak Kenal Orang Tua, Teman dan Gurunya
Ia juga meminta pemerintah pusat memperjelas pembagian kewenangan agar pemerintah daerah memiliki kewenangan yang cukup untuk menindaklanjuti temuan di lapangan.bay
Editor : Redaksi