Gara-Gara Mbappe, China Benar-Benar Boikot La Liga

realita.co
Mbappe dan meme Mao Zedong.

BEIJING - China memenuhi janjinya bakal memboikot LaLiga, Real Madrid, dan Kylian Mbappe. Tak ada pertandingan Liga Spanyol disiarkan akhir pekan kemarin.
Melansir BBC, tak ada siaran pertandingan pekan ke-11 LaLiga yang disiarkan di China. Semuanya hilang dari media.

Laga Racing Santander vs Real Madrid, yang dimenangkan Los Blancos 3-0 pada Minggu (1/11/2026), juga tak nampak disiarkan CCTV, stasiun tv nasional China. Aksi ini menjadi pembuktian pemerintah Negeri Tirai Bambu untuk menghukum Mbappe.

Baca juga: Manchester City Dipermalukan Real Madrid di Kandang

Mbappe sebelumnya memicu kemarahan publik China karena meledek Mao Zedong. Tokoh pendiri bangsa itu diledek soal meme diktator.

Kylian Mbappe langsung diputus kontrak brand-brand China, juga diboikot media China. Hal itu bikin LaLiga dan Real Madrid kebakaran jenggot, sebab berpotensi kehilangan pemasukan hak siar dari negara berpopulasi 1,4 miliar jiwa itu.

Baca juga: Mbappe Hattrick, Madrid Nyaman di Puncak Klasemen

Mbappe juga kemudian meminta maaf atas kata-katanya. Ia menyesalinya, namun China merespons dingin.

Meski menerima permintaan maafnya, China tak mengatakan bakal meringankan efek jeranya. Dan itu terbukti, tak ada pertandingan yang menampilan Mbappe, Real Madrid, dan LaLiga akhir pekan lalu.

Baca juga: Pelatih Madrid Ogah Komentari Dugaan Pemerkosaan oleh Mbappe

Sementara menurut AFP, siaran pertandingan LaLiga masih disiarkan di saluran Migu, layanan streaming yang juga milik negara. Laga Barcelona vs Alaves bahkan ditayangkan, namun Real Madrid tidak. LaLiga disebut belum memberi respons atas aksi boikot ini.ik

 

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru