MADIUN (Realita) - Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Kota Madiun membagikan 1.225 takjil kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Madiun, Senin (25/4/2022). Selain itu, takjil juga diberikan kepada 120 orang pemulung dan pekerja yang berada di sekitar TPA Winongo Kota Madiun.
Ketua PJI Kota Madiun, Sugiyanto mengatakan, takjil dibagikan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa ditengah pandemi Covid-19. Pihaknya sengaja menyasar penghuni lapas lantaran jarang tersentuh dan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, para pekerja di TPA Winongo juga dianggap terdampak secara ekonomi.
Baca juga: Kelas Inspirasi Madiun 11, Menyalakan Mimpi Anak-Anak Gemarang Melalui Cerita dan Keteladanan
"Momen Ramadhan kali menjadi waktu terbaik untuk kembali mengasah rasa kepedulian kepada sesama. Apalagi di masa pendemi Covid-19 semangat berbagi harus semakin diperkuat dalam membantu sesama," katanya.
Baca juga: Tahanan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana BKK di Madiun Meninggal usai Alami Sesak Napas
Kegiatan pembagian takjil tersebut juga tetap memperhatikan protokol Covid-19 dengan tetap menjaga jarak serta menggunakan masker. Untuk selanjutnya, lanjut Sugiyanto, program pembagian paket takjil berbuka puasa akan dilakukan kembali selama bulan Ramadan dan menjadi agenda rutin Kejari Kota Madiun. Sehingga diharapkan memberi banyak manfaat bagi sesama.
Baca juga: Lapas Cipinang dan IBI Kosgoro 1957 Teken Kerja Sama
"Bulan Ramadan ini merupakan bulan yang istimewa karena setiap amal yang dikerjakan akan dibalas dengan yang lebih baik lagi. Untuk itu marilah kita berlomba untuk melakukan amal kebaikan," tuturnya.paw
Editor : Redaksi