Ledakan Mercon Racikan Lukai Pria di Ponorogo, Polisi: Diduga Pakai Bahan Kimia

realita.co
Petugas saat melakukan olah TKP ledakan petasan di rumah Taufiq.

PONOROGO (Realita)- Ledakan mercon rakitan yang membuat Muhamad Taufiq (28) warga Desa Polorejo Kecamatan Bababadan luka parah, ternyata tidak hanya menggunakan bubuk misiu saja. Korban diduga juga menggunakan sejumlah bahan kimia berbahaya, dalam merakit ramuan petasan tersebut. 

Hal ini diungkap, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Babadan Bripka Lutfi. Ia mengatakan, korban selain dikenal pendiam memang diketahui kerap berkesperimen menggunakan bahan kimia. Hal itu dibuktikan dalam sektor pertanian, Taufiq pernah berkeperimen membuat pupuk sendiri dari bahan kimia. 

Baca juga: Kondisi Korban Ledakan Petasan di Ponorogo: Satu Kritis di ICU, Satu Dirawat di Ruang Flamboyan

"Cuman si korban ini memang suka bereksperimen dengan bahan kimia. Seperti kayak dia buat pupuk. Jadi kalau di pertanian dia itu sering bereksperimen pupuk itu buat sendiri. Ya ini mungkin dia eksperimen buat petasan sendiri cuman komposisinya gak pas jadi meledak ini," ujarnya, Minggu (01/05/2022). 

Lutfi mengungkapkan, racikan petasan ini digunakan korban untuk seorang diri dan tidai diperjual belikan. 

Baca juga: Kesaksian Korban Selamat Ledakan Petasan di Ponorogo, Akui Terpental saat Taruh Kunci Motor

" Dipakai sendiri, dan tidak diperjual belikan," ungkapnya.

Lutfi mengakui pihaknya kecolongan dengan adanya kejadian ini. Pasalnya, kendati berulangkali melakukan himbauan larangan meracik mercon dan menerbangkan balon, namun masih ada saja warga Desa Polorejo yang nekat melakukan hal tersebut. 

Baca juga: Ledakan Petasan Tewaskan 1 Orang di Ponorogo, Tim Gegana: Bahan Yang Meledak 5 Kilogram

" Sebenarnya kami dari Bhabinkamtibmas  sudah sejak jauh-jauh hari mensosialisasikan larangan meracik mercon rakitan bahkan sebelum lebaran. cuman kita kecolongan dengan adanya kejadian ini. Warga sini juga gak ada yang tahu, karena Korban ini memang diam-diam merakitnya dan pendiam orangnya," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Muhamad Taufiq (28) harus ke hilangan beberapa jari tangan dan kakinya, usai menjadi korban ledakan mercon yang ia rakit sendiri, Sabtu (30/04/2022) malam. Ledakan mercon yang hingga beberapa kilometer itu membuat warga semburat lari keluar rumah. Saat didatangi, Taufiq sudah tergeletak bersimbah dara di dapur rumahnya. korban pun dibawa ke RSUD dr Harjono untuk dirawat. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru