Razia Balap Liar, Polres Blitar Kota Amankan Belasan Pemuda dan Motor

realita.co
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota menyita sedikitnya 15 sepeda motor dalam razia yang digelar di kawasan Jalan A Yani dan Jalan Merdeka Kota Blitar, Minggu (8/5).

KOTA BLITAR (Realita)-  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota menyita sedikitnya 15 sepeda motor dalam razia yang digelar di kawasan Jalan A Yani dan Jalan Merdeka Kota Blitar, Minggu (8/5).

Kawasan itu kerap dipakai sebagai ajang balapan liar. Untuk efek jera mereka para remaja dihukum untuk mendorong kendaraannya menuju Mapolres Blitar Kota dan selanjutnya diberikan tindakan tilang.

Baca juga: Dua Remaja Putri Luka Parah Akibat Balapan Liar

Dalam razia tersebut, petugas menemukan mayoritas kendaraan yang tidak dilengkapi spare part sebagaimana mestinya. Seperti, dipasangi knalpot “brong”, tanpa spion dan penggunaan ban yang tidak sesuai standart.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Mulya Sugiharto SIK mengatakan operasi itu menindaklanjuti laporan masyarakat baik secara lisan maupun melalui media sosial.

Dari informasi tersebut, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan sebanyak 15 kendaraan roda dua (motor).

Baca juga: Balap Drag Berujung Maut, 3 Orang Tewas Dalam Insiden Terpisah

AKP Mulia Sugiarto juga menyampaikan bahwa razia tersebut dilakukan sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Saat dilakukan kegiatan razia, para remaja tersebut di indikasi sedang balap liar dan sangat meresahkan masyarakat.

“Para remaja tersebut, sangat meresahkan masyarakat Sebab mereka menggunakan knalpot brong dan melakukan balap liar,” kata AKP Mulia Sugiarto.

Baca juga: Balap Motor Liar Tak Terkendali, 3 Orang Tewas Salah Satunya Wanita

AKP Mulia Sugiarto menambahkan, belasan motor beserta pemiliknya sudah diamankan di Mapolresta Blitar. Selanjutnya dilakukan pengecekan surat-surat kendaraan dan mereka diminta untuj memasang kembali knalpot standar dengan melepas knalpot brongnya.

“Kendaraan tersebut, bisa diambil kalau bisa menujukkan kelengkapan surat-suratnya. Sedangkan para remaja tersebut, kami beri peringatan dan sanksi pemanggilan orang tuanya,” pungkasnya.fe

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru