PONOROGO (Realita)- Banjir yang melanda Kabupaten Ponorogo, merendam tiga kecamatan di wilayah ini. Bahkan, 30 rumah warga dilaporkan terendam air hingga 80 centimeter.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo tercatat, banjir akibat luapan Sungai Sekayu ini merendam Kecamatan Sukorejo, Kecamatan Kauman dan Kecamatan Ponorogo. sedikitnya ada 15 titik wilayah yang tergenangi air. Misalnya di Dusun Ngambaan (Sukorejo), Desa Gandukepuh (Sukorejo), Desa Kauman (Kauman), Desa Paju (Ponorogo). Namun, dari beberapa titik wilayah yang banjir itu, saat ini ada titik yang sudah mulai surut.
" Sejak kemarin sore hujan deras. Juga ada kiriman air dari Bulukerto dan Purwantoro yang mengarah ke sungai di Ponorogo, " ujar Kepala Pelaksana (Kalksa) BPBD Ponorogo Henry Indrawardana, Rabu (15/02/2023).
Henry mengungkapkan, ketinggian air di 15 titik lokasi banjir Ponorogo mulai dari 30 centimeter hingga 80 centimeter. Bahkan, di Dusun Prayungan Kelurahan Paju Kecamatan Ponorogo, tercatat ada 30 rumah warga yang terendam. Dimana ketinggian air mulai dari 50 hingga 80 centimeter.
" Tadi ada warga yang lansia diungsikan, karena rumahnya kemasukan air dan berada di rumah sendiri. Kita bawa ke Balai Kelurahan Paju dan kita berikan perawatan," ungkapnya.
Henry menambahkan, tidak hanya menggenangi permukiman warga, namun juga membuat Jalan Nasional penghubung Ponorogo-Wonogiri Jawa Tengah, tepatnya di Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo tergenang sejauh 300 meter dengan ketinggian air 30 centimeter.
" Air itu berasal dari luapan sungai Sekayu yang sejak pukul 03.00 WIB mulai meningkat dan menggenangi daerah yang berada di sekitar aliran sungai," pungkasnya.znl
Editor : Redaksi