Dikeroyok, Pria ini Bakar Kedai

HAN0I (Realita)- Kebakaran di Jalan Pham Van Dong, Hanoi: Tersangka mengaku dipukuli pengunjung kedai, sehingga ia marah dan membakar kedai

Menurut penyelidikan awal yang dilakukan oleh Badan Investigasi, bahwa pada malam tanggal 18 Desember 2024, tersangka Cao Van Hung pergi ke sebuah kedai di Jalan Pham Van Don untuk minum bir, didalam kedai Hung berselisih paham dengan sekelompok pengunjung lain yang duduk di kedai kopi. Setelah itu, Hung dipukuli oleh pengunjung tersebut

Karena marah dipukuli, selanjutnya Hung pergi menggunakan taksi ke pasar Co Nhue untuk membeli ember plastik lalu membawanya untuk membeli bensin. Sekitar jam 11 malam di hari yang sama, Hung kembali ke kedai dan melemparkan bensin ke dalam kemudian membakar kedai itu

Kebakaran terjadi dengan hebat, membakar sepeda motor dan benda-benda yang berada di dalam lantai satu hingga menutup pintu masuk, membuat orang yang berada di dalam tidak bisa keluar melalui pintu utama dan harus lari ke lantai atas. Kebakaran tersebut mengakibatkan 11 orang tewas dan 4 orang terluka. Setelah itu, Cao Van Hung ditangkap polisi.

Mengenai perkembangan kejadian tersebut, pada pukul 23.03 tanggal 18 Desember 2024, Switchboard 114 Pusat Informasi Komando Polisi Hanoi menerima laporan terjadinya kebakaran di kedai di 258 Pham Van Dong, Bangsal Co Nhue 2, distrik Bac Tu Liem.

Polisi Kota Hanoi beserta petugas Pemadam Kebakaran dan Polisi distrik Bac Tu Liem, Nam Tu Liem, Cau Giay, Thanh Xuan, Tay Ho ke lokasi kejadian

Pada pukul 23.40 di hari yang sama, api berhasil dikendalikan, pihak berwenang membantu mengeluarkan 5 orang (4 orang luka dirawat di rumah sakit) dan menemukan 11 orang meninggal dunia di lokasi kejadian

Dilansir dari media Dan Viet, Departemen Kepolisian Hanoi telah mengeluarkan keputusan untuk menyelidiki kasus tersebut dan mengadili terdakwa Cao Van Hung (lahir 1973; HKTT: Co Nhue 2, Bac Tu Liem, Hanoi ; Dong Anh, Hanoi; memiliki 2 catatan hukum sebelumnya atas "perampokan" dan "pencurian properti".jy

Editor : Redaksi

Berita Terbaru