Pesawat Kecil Jatuh di Jalan Ramai Sao Paulo Lalu Tabrak Bus

SAO PAULO (Realita) - Dua orang tewas pada hari Jumat ketika sebuah pesawat kecil jatuh di jalan utama di ibu kota ekonomi Brazil, Sao Paulo, nyaris lolos dari lalu lintas padat dan meluncur ke sebuah bus, kata pihak berwenang.

Pesawat yang membawa dua orang itu meluncur ratusan meter di sepanjang jalan, melewati antrean puluhan kendaraan yang menunggu di lampu lalu lintas, menurut gambar yang ditayangkan di media lokal.

Kemudian pesawat itu mengenai sebuah bus dan meledak, kata kepala pemadam kebakaran Ronaldo Melo kepada wartawan.

Pilot dan seorang penumpang tewas dalam kecelakaan yang terjadi tak lama setelah King Air F90 lepas landas dari bandara Campo de Marte, yang menangani penerbangan domestik.

Enam orang terluka, kata Melo.

Para penumpang bus berhasil menyelamatkan diri, beberapa di antaranya mengalami "luka memar." Seorang pengendara sepeda motor yang lewat juga terjatuh dan mendapat perawatan medis.

Gambar yang disiarkan di televisi lokal menunjukkan kepulan asap tebal mengepul ke udara, namun petugas pemadam kebakaran dengan cepat mengendalikan api.

Para penyelidik berada di lokasi kejadian "untuk mengambil foto dan mewawancarai orang-orang yang menyaksikan jatuhnya pesawat" guna memastikan keadaan kecelakaan tersebut, kata Melo.

Ia mengatakan tidak jelas apakah pesawat itu sedang berupaya melakukan pendaratan darurat pada saat kecelakaan.

Di Brasil kecelakaan pesawat kecil dalam beberapa bulan terakhir sering terjadi

Menurut statistik dari Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Penerbangan (CENIPA), terjadi 20 kecelakaan pesawat pada bulan Januari, dengan delapan orang tewas.

Yang terutama melibatkan pesawat pertanian dan pesawat pribadi.

Pada tahun 2024, negara ini mencatat jumlah kecelakaan pesawat tertinggi dalam 10 tahun terakhir, dengan 175 kecelakaan dan 152 kematian.

Agustus lalu, Brasil mengalami tragedi udara terburuk dalam 17 tahun, ketika sebuah pesawat jatuh di kota Vinhedo di negara bagian Sao Paulo, menewaskan seluruh 62 orang di dalamnya.jun

Editor : Redaksi

Berita Terbaru