Mobil Ditarik, PT ACC Tak Kunjung Kembalikan Barang Pribadi Debitur

SURABAYA (Realita)-  Praktik penagihan utang oleh debt collector dari PT Astra Credit Companies (ACC) kembali menjadi sorotan. Seorang debitur bernama Ita mengaku kehilangan sejumlah barang pribadinya saat proses penarikan kendaraan berlangsung di kawasan Surabaya, pada 18 Maret 2025.

Ita mengatakan bahwa mobil Toyota Rush miliknya dengan nomor polisi L 1107 CAM dihentikan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai perwakilan dari PT ACC. Tanpa perlawanan, Ita menyerahkan mobil tersebut. Namun, ia tidak sempat mengambil barang-barang pribadinya yang masih berada di dalam kendaraan.

"Di dalam mobil masih ada kacamata dan alat kunci ganda. Saya baru datang ke kantor PT ACC keesokan harinya, 19 Maret, dan mereka menyatakan akan mengembalikan barang-barang saya dalam dua hari. Pernyataan itu bahkan dituangkan dalam surat bermaterai. Tapi hingga kini, saya hanya diberi janji," ungkap Ita.

Pihak PT ACC melalui perwakilannya yang bernama Agung saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa barang milik Ita akan dikembalikan pada 11 Maret 2025.

"Iya, besok Ibu Ita bisa datang langsung ke PT ACC untuk mengambil barang-barangnya," ujar Agung.

Kasus ini menuai perhatian publik dan menyoroti kembali pentingnya perlindungan hukum bagi konsumen dari praktik penagihan utang yang tidak sesuai prosedur.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru