MADIUN (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Madiun bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan perlindungan jaminan sosial para atlet Kabupaten Madiun yang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan Bupati Madiun H. Hari Wuryanto di acara pemberangkatan Kontingen Kabupaten Madiun di Pendopo Mudagraha Kabupaten Madiun.
Di acara yang juga dihadiri Forkopimda, para pimpinan OPD, Ketua KONI Kabupaten Madiun Ir. Arnowo dan Ketua Kontingen Agus Sucipto ini dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada seorang atlet yang mewakili.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Anwar Hidayat yang juga hadir di acara ini mengatakan, jumlah atlet Kabupaten Madiun yang dipastikan mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 162 atlet dari 29 cabang olahraga.
Menurut Anwar, perlindungan ini merupakan wujud bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Madiun bersama BPJS Ketenagakerjaan Madiun turut hadir mensukseskan Porprov Jatim ke-IX di Malang.
"Kami hadir memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi atlet yang akan mengikuti event ini," ujar Anwar.
Dia menegaskan, perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan penting bagi atlet, karena mereka rawan cidera saat menjalani pertandingan.
Dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan, semua resiko yang terjadi menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan.
"Karena itu, kami apresiasi setinggi-tingginya pada Pemerintah Kabupaten Madiun yang sudah memberikan perlindungan jaminan sosial bagi atlet yang mengikuti event dua tahunan ini," ucap Anwar.
Dengan telah terlindunginya para atlet, Pemkab dan KONI Madiun sudah tidak perlu khawatir lagi jika atletnya mengalami resiko cidera bahkan sampai meninggal dunia pun.
Karena jika atlit cidera, terang semua biaya pengobatan dan perawatan hingga sembuh ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan. Dan jika meninggal dunia, santunan sebesar Rp42 juta akan diserahkan kepada ahli warisnya.
Anwar berharap kedepan seluruh atlet maupun calon atlet khususnya di Kabupaten Madiun mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya saat menjelang pertandingan atau event, tapi seterusnya.
Saat latihan maupun tanding, atlit akan merasa nyaman dan lebih bersemangat karena sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka bisa mencapai impiannya menjadi atlet nasional kebanggaan bangsa. gan
Editor : Redaksi