Seleksi Calon Sekda Depok Diikuti 8 ASN, Ada yang Jebolan Perwira Infanteri

DEPOK (Realita) - Seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok telah resmi ditutup pada Jumat (27/6/2025).

Total terdapat 8 aparatur sipil negara (ASN) yang resmi mendaftarkan diri, baik dari lingkungan internal Pemkot Depok maupun dari instansi eksternal.

Dalam hal ini, ada salah satu nama yang mencuri perhatian karena memiliki latar belakang militer Infanteri TNI Angkatan Darat.

Sosok tersebut adalah Drs. Dadang Wihana, pria kelahiran Cianjur, 8 April 1972.

Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, dengan pangkat Pembina Utama Muda/IV.C.

Menariknya, perjalanan karier Dadang tak hanya berputar di lingkup pemerintahan.

Dadang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tahun 1992 dan kemudian menempuh pendidikan militer di Komando Pendidikan Infanteri TNI AD pada tahun 1993.

Setelah menyandang pangkat Letnan Dua Infanteri, Dadang sempat bertugas di Kodim 1707 Merauke, sebelum akhirnya memulai karier birokratnya di Pemerintah Kota Depok pada tahun 1995 sebagai Lurah Depok Jaya.

Selama hampir 30 tahun pengabdiannya di Depok, Dadang telah menduduki berbagai posisi strategis, dari kepala seksi, kabid, hingga saat ini menjadi pimpinan Bappeda.

Dadang juga dikenal luas sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di masa pandemi.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda Kota Depok, Nina Suzana, menyampaikan bahwa pendaftaran calon Sekda telah ditutup pada 27 Juni 2025 pukul 23.59 WIB.

Dari 8 peserta yang mendaftar, 5 berasal dari internal dan 3 lainnya dari instansi eksternal yang lolos seleksi administrasi.

“Untuk eksternal ada enam yang daftar, tapi yang lolos administrasi cuma tiga orang. Jadi total ada delapan orang yang mendaftar,” ungkap Nina.

Dari data yang diterima, lima kepala dinas dari Pemkot Depok mengikuti seleksi terbuka jabatan Sekda tersebut.

Diantaranya, Dadang Wihana (Kepala Bappeda), Mangnguluang Mansur (Kepala DPMPTSP), Abdul Rahman (Kepala DLHK), Citra Indah Yulianty (Kepala Dinas PUPR), dan Dadan Rustandi (Kepala Disrumkim). Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru