MASOMBA (Realita)- Pria yang terekam dalam video penangkapan karena diduga sebagai pelaku pembakaran Pasar Masomba kini menuai perhatian dan simpati publik.
Dalam video lanjutan yang beredar di media sosial, pria tersebut mengaku mendapatkan perlakuan kekerasan saat diamankan, meskipun menurut pengakuannya belum ada bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.
"Kasihan, mendapat pukulan padahal menurutnya belum ada bukti. Semoga Bapak ini mendapatkan keadilan atas apa yang didugakan padanya," tulis akun Facebook Law Mahesa, yang juga membagikan video klarifikasi dari pihak terduga.
Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa pria tersebut dikenal sebagai kakak dari Ali, dan keduanya pernah aktif mengikuti kegiatan Pengajian di Kota Palu sekitar tahun 2006 silam.
Mereka dikenal sebagai warga yang dulunya cukup dekat dengan lingkungan kegiatan keagamaan.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun status hukum pria yang diamankan tersebut.
Warga berharap aparat penegak hukum segera memberikan klarifikasi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi dan potensi fitnah di tengah masyarakat.
Sebelumnya, video penangkapan pria ini sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Riska Abd Rahim Muniarti dengan narasi bahwa pria tersebut diduga sebagai pelaku pembakaran.
Dalam video berdurasi singkat itu, tampak pria yang dimaksud diamankan dan diangkut ke atas mobil bak terbuka. Warga di sekitar lokasi tampak menyaksikan proses pengamanan tersebut.
Diketahui, kebakaran hebat melanda Pasar Masomba pada Senin sore (28/7), menghanguskan sejumlah kios dan toko.
Api dengan cepat menjalar akibat tiupan angin serta kondisi bangunan yang mudah terbakar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat berwenang.dae
Editor : Redaksi