Ponorogo Diterjang Puting Beliung Atap Rumah Warga Dan Tenda Hajatan Terbang

PONOROGO (Realita)- Kabupaten Ponorogo diterjang bencana puting beliung. Angin kencang yang menerjang kawasan Barat Bumi Reog ini membuat sejumlah rumah warga rusak.

Seperti yang terjadi di Desa Carat Kecamatan Kauman ini. Atap dapur rumah milik Nunik Utami warga Jalan Tamanan Rt 001 Rw 002 Dukuh Tamanan Desa Carat yang terbuat dari spandek terbang usai diterjang puting beliung yang terjadi selama 5 menit itu. Tak hanya itu, sebuah tenda hajatan nikahan di Kecamatan Sukorejo juga ikut terbang akibat puting beliung yang terjadi pada, Rabu (01/10/2025) sore kemarin.

" Saya saat itu masak di dapur, terus atap saya bunyi kretek-kretek karena kena angin kencang. Saya langsung lari ke luar, atap dapur saya ini sudah terangkat dan jatuh di luar rumah," ujarnya, Kamis (02/10/2025).

Waka Polsek Kauman, AKP Lukman mengaku tidak hanya menerbangkan atap rumah warga, puting beliung juga membua atap parkiran Polsek juga porak poranda.

" Atap parkiran Polsek juga kena. Bahkan di Ngambakan atau jalur Sumoroto menuju Sampung banyak dahan pohon berjatuhan," akunya.

Ditempat terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo Masun mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam bencana puting beliung ini. Namun dari data yang ia terima, rumah rusak ada 1 unit, dan pohon tumbang di wilayah di wilayah Dukuh Krajan Desa Semanding Kecamatan Jenangan.

" Dari data yang kami terima ada satu rumah warga yang rusak diwilayah Kauman, dan pohon tumbang di Jenangan," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau, agar masyarakat tetap waspada memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan ini.

" Pohon-pohon yang sekiranya lebat hendaknya mulai di remajakan lagi, dan menghindari berteduh dibawah pohon saat hujan angin terjadi. Musim pancaroba ini berpotensi hujan disertai angin kencang," pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru