Ribuan Hektare Hutan di Bengkulu Jadi Kebun Sawit, 50 Gajah Sumatera Terancam

BENGKULU (Realita) — Perambahan hutan di kawasan Bengkulu Utara hingga Mukomuko makin memprihatinkan. Berdasarkan temuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu–Lampung, sedikitnya 1.585 hektare kawasan hutan telah berubah menjadi kebun sawit dalam dua tahun terakhir.

Kawasan yang semestinya menjadi habitat alami sekitar 50 ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) kini semakin menyempit akibat ekspansi perkebunan yang tak terkendali.

“Sebagian area yang dibuka bahkan sudah masuk ke zona konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Ini jelas mengancam keberlangsungan satwa liar di dalamnya,” ujar Kepala BKSDA Bengkulu–Lampung, Wilman, saat dikonfirmasi, Rabu (23/10/2025).

Menurutnya, aktivitas pembukaan lahan dilakukan secara masif menggunakan alat berat. Sejumlah titik terpantau sudah ditanami sawit muda, sementara sebagian lainnya siap digarap oleh pihak yang belum memiliki izin resmi.

Wilman menambahkan, BKSDA telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti praktik ilegal tersebut. Namun, ia mengakui bahwa pengawasan di lapangan masih menjadi tantangan besar.

“Upaya penegakan hukum tidak mudah, karena wilayahnya luas dan sebagian pelaku berpindah-pindah. Tapi kami terus lakukan patroli dan sosialisasi ke masyarakat sekitar hutan,” tambahnya.

Gajah Sumatera sendiri merupakan satwa dilindungi yang populasinya kian menurun. Data Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) menyebut, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, populasi gajah di Sumatera berkurang hingga 35% akibat kehilangan habitat dan konflik dengan manusia.

Aktivis lingkungan mendesak pemerintah daerah untuk lebih tegas menertibkan perambahan dan memberikan sanksi terhadap pihak-pihak yang membuka lahan secara ilegal. Selain itu, masyarakat di sekitar kawasan hutan juga diminta turut menjaga kelestarian ekosistem sebagai penyangga hidup satwa liar.

“Kalau habitatnya habis, bukan hanya gajah yang rugi, tapi manusia juga. Hutan adalah penyangga kehidupan kita semua,” tegas Wilman.mag

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Tiba di KPK, Sudewo Bungkam

JAKARTA (Realita) - Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (20/1/2026) …