JAKARTA -Ustaz Hilmi Firdausi menyoroti sikap Ketua DPR RI Puan Maharani yang mematikan mikrofon dalam sidang paripurna sedang digelar, Selasa (24/5) siang.
Diketahui, saat itu, anggota DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak tengah menyampaikan interupsi dan mempersoalkan kekosongan hukum ketiadaan pengaturan mengenai LGBT dalam KUHP.
Baca juga: Puan Maharani Bantah Pembahasan UU KUHAP Terburu-buru
Menanggapi hal tersebut, Hilmi Firdausi mempertanyakan mengapa Puan Maharani kembali mematikan mikrofon. Padahal, menurut dia, interupsi tentang LGBT itu penting.
Hal itu disampaikan Hilmi Firdausi dalam akun Twitter pribadinya, pada Rabu (25 Mei 2022).
“Kenapa micnya harus dimatikan lagi ? Pdhal ini interupsi yg penting ttg eljibiti,” ujar Hilmi Firdausi.
Baca juga: Ketua DPR Sebut Program MBG Harus Dievaluasi
Dia pun menyinggung kodrat Puan yang sebagai wanita tidak ingin anaknya menjadi LGBT.
“Dear ibu…saya yakin ibu ketua dan semua ibu di negeri ini tak ada yg mau kan jika anaknya jd eljibiti ? Iya gak si ?,” pungkasnya.war
Baca juga: Puan: 10 Tahun Tak Ada Presiden RI yang Pidato di PBB, Sentil Jokowi?
Editor : Redaksi