Kali Gendol Meluap, Jalur Ponorogo-Trenggalek Ditutup

realita.co
Jalur alternatif penghubung Ponorogo da Trenggalek tutup usai tergenang banjir selutut orang dewasa.

PONOROGO (Realita)- Jalur penghubung Kabupaten Ponorogo-Trenggalek ditutup, hal ini dipicu meluapnya aliran Sungai Gendol di Kecamatan Sawoo , akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Ponorogo sejak semalam, Rabu (01/06/2022). 

Penutupan jalur penghubung dua kabupaten ini lantaran luapan air sungai yang menggenangi badan jalan mencapai ketinggian 60 sampai 80 centimeter. Hal ini membuat kendaraan baik roda dua dan roda 4 tidak mampu menerobos tingginya banjir dikawasan ini. 

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkab Ponorogo Belum Atur Larangan Oprasional THM

Edi Wijaksono (38) warga Desa Demangan Kecamatan Siman mengaku banjir di kawasan ini akibat hujan deras yang terjadi sejak pukul 20.00, Selasa (31/05/2022) malam. Sementara air mulai menggenangi kawasan ini pukul 05.00 Rabu pagi. 

" Tadi air mulai datang pukul 05.00 pagi, kalau disini dua wilayah yang tergenang Desa Jabung dan Desa Demangan, jalan penghubung Kecamatan Jetis dan Siman juga tergenang, ketinggian air setinggi lutut orang dewasa," ujarnya. 

Baca juga: Warga Sidomulyo Protes Jalan Rusak Bertahun-tahun, Dengan Menanam Pohon Pisang 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Jamus Kunto mengatakan, tak hanya menggenangi jalur penghubung kecamatan, banjir dikawasan ini membuat  jalur yang juga merupakan penghubung Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek ini ditutup, dan arus lalu lintas yang melintasi kawasan ini dialihkan melalui jalur nasional via perempatan Dengok. 

" Kita tutup dan kita alihkan arus lalu lintasnya, karena tingginya genangan air membuat kendaraan kesulitan melintas," ujarnya. 

Baca juga: Satgas MBG Ponorogo Bakal Panggil Perwakilan BGN Soal SPPG Banyudono 

Jamus merinci, tak hanya menggenangi jalur alternatif penghubung Ponorogo dan Trenggalek, banjir yang melanda kawasan Kelurahan Kepatihan Kecamatan Ponorogo dan membuat 30 rumah warga tergenang. Kendati demikian, pihaknya tidak melakuka  evakuasi terhadap warga terdampak lantaran kondisi air yang masih bisa diatasi. 

" Ada 30 rumah warga yang tergenang, tapi masih bisa teratasi. Kami siagakan perahu dan tim bila memang ada tindakan untuk mengevakuasi warga tapi sejauh ini belum, mudahan mudahan air segera surut," pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru