Pria Berseragam Marinir Demo di Capitol Hill dan Berteriak: Tak Ada yang Mau Berjuang untuk Israel

Advertorial

WASHINGTON (Realita)- Momen liar di Capitol Hill. Senator Partai Republik Tim Sheehy membantu polisi mengeluarkan seorang demonstran anti-perang dari sidang Senat dan semuanya terekam dalam video

Rekaman dari sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat pada hari Rabu menunjukkan seorang pria berseragam Korps Marinir diseret keluar oleh Polisi Capitol ... dan kemudian Sheehy berlari untuk membantu.joh

Terdengar demonstran itu berteriak, "Tidak ada yang mau berjuang untuk Israel!!!"

Video tersebut menunjukkan Sheehy, seorang Senator dari Montana, meraih kaki pengunjuk rasa dan mencoba mengangkatnya keluar ruangan... tetapi pria itu menempelkan tangannya di belakang engsel pintu dan tidak bergerak.

Orang-orang di ruangan itu mulai berteriak tentang Sheehy yang diduga mematahkan lengan demonstran... tetapi tidak jelas apakah itu yang terjadi. Demonstran itu tampaknya tidak merasakan sakit yang hebat saat dia diusir.

Reporter CBS News, Alan He, mengatakan bahwa demonstran tersebut adalah Brian McGinnis , seorang kandidat Partai Hijau yang mencalonkan diri sebagai Senator di Carolina Utara.

Di situs web kampanyenya, McGinnis mengatakan bahwa ia telah bertugas selama empat tahun di Korps Marinir.

Senator Sheehy menanggapi insiden tersebut di media sosial, dengan mengatakan... "Polisi Capitol berusaha mengeluarkan seorang demonstran yang tidak terkendali dari sidang Komite Angkatan Bersenjata. Dia melawan. Saya memutuskan untuk membantu dan meredakan situasi. Pria ini datang ke Capitol mencari konfrontasi, dan dia mendapatkannya. Saya harap dia mendapatkan bantuan yang dibutuhkannya tanpa menimbulkan kekerasan lebih lanjut."

 

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pemilik Toko Ditembak Mati

JOHANNESBURG (Realita)- Kamis pagi pukul 09:21, sebuah insiden mengerikan terjadi di Albertskroon, Johannesburg, di mana seorang pemilik toko setempat ditembak …

Gadis 12 Tahun Ditikam hingga Tewas

ALTA (Realita)- Kepolisian Sipil Nasional (PNC) memberikan rincian lebih lanjut pada hari Selasa, 3 Maret, terkait kasus tewasnya seorang gadis berusia 12 …