PONOROGO (Realita)- Semakin mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ponorogo, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk menangani penyakit yang kini telah menjangkiti ribuan sapi di wilayah ini.
Hal ini diungkapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, ia mengatakan guna menangani PMK, pihaknya bakal menggunakan dana mencapai Rp 2 miliar pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD 2022 ini.
Baca juga: Tak Indahkan Surat Edaran, Sejumlah Lapak PKL di Ponorogo Ditertibkan
Dana itu sendiri digunakan untuk penanganan PMK selama 3 bulan kedapan, meliputi pengadaan obat, honor Satgas, dan penangulangan PMK.
Baca juga: Wujudkan Kota yang Nyaman, Pemkab Ajak PKL Ponorogo Mulai Terapkan Pola Lapak Bersih-Rapi
"BTT saya minta dialokasikan sampai 3 bulan kedepan, kisaran Rp 2 miliar," ujarnya, Senin (13/06/2022).
Kang Giri mengaku, nantinya untuk pengobatan hewan terjangkit PMK akan ditanggung oleh Pemkab.
Baca juga: Jabatan Yunus sebagai Direktur RSUD Dijadikan ‘Mesin Uang’ untuk Kepentingan Bupati Sugiri Sancoko
" Pastinya seperti itu, kami sedang siapkan BTT, mudah-mudahan kedepan cukup. Ini sedangkan kami rapatkan untuk mengalihkan BTT untuk penanganan PMK," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi