JAKARTA- Dengan suara bergetar menahan tangis, Bharada Eliezer membacakan surat permohonan maafnya.
Bharada Eliezer juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya Brigadir Yosua.
Baca juga: Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di GI Jatigedong
Bharada Eliezeer mengaku tidak mempunyai kemampuan menolak perintah atasan yang adalah seorang jendral untuk menembak Brigadir Yosua saat itu.
Baca juga: PT Semesta Eltrindo Tuntaskan Uji Commissioning Instalasi Kelistrikan RSUD Tarempa
"Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya hanya menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jendral, terima kasih," ungkap Bharada Eliezer usai sidang perdananya di PN Jakarta Selatan.
Editor : Redaksi