MALANG- Gilang Widya Pramana atau lebih dikenal dengan Juragan 99 memutuskan mundur dari jabatan Presiden Arema FC. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di kantor Arema FC pada hari ini, Sabtu (29/10).
“Posisi presiden ini adalah sebenarnya posisi kehormatan yang dimana saya sebagai investor diberikan istilah presiden oleh owner dan oleh direksi dan ini merupakan suatu kehormatan untuk saya,” kata Gilang.
Baca juga: Ditahan Imbang Singo Edan di GBT, Bajul Ijo Bertengger di Urutan 8 Klasemen Sementara
Gilang mengaku kesedihan dan trauma mendalam yang membuatnya mengambil keputusan tersebut.
“Karena rasa kesedihan dan trauma yang mendalam, saya memutuskan untuk istirahat atau rehat dari dunia sepak bola,” ujarnya.
Baca juga: Main 10 Pemain, Arema FC Tahan Imbang Persebaya Surabaya 1-1 di GBT
Menurutnya, dengan situasi yang terjadi sekarang ini, ia merasa Arema FC memerlukan sosok yang lebih baik. Oleh karena itu, ia pun menyatakan mundur dari posisi tersebut.
“Saya merasa Arema perlu sosok yang lebih baik dan dirasa mampu yang bisa membawa Arema ini tim yang solid dan yang kuat, tim yang baik, maka per hari ini saya menyatakan saya mundur dari presiden Arema,” ungkapnya.
Baca juga: Di HUT Arema ke-38, Wali Kota Batu Gelorakan Semangat Arema Terkait Pelayanan Publik
Sebelumnya, Gilang Widya Pramana, yang juga dikenal sebagai Bos Juragan 99 sempat menjalani pemeriksaan terkait tragedi Kanjuruhan pada Kamis (27/10) lalu.
Sebagaimana diketahui, tragedi Kanjuruhan telah menewaskan sebanyak 135 orang dan mengakibatkan ratusan lainnya mengalami luka-luka.mr
Editor : Redaksi