LAMONGAN (Realita) - Puluhan hektar sawah milik petani di Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, tercemar limbah cair. Pencemaran itu diduga berasal dari pabrik baja yang letaknya tak jauh dari lokasi sawah tersebut.
Selain masuk ke sawah, limbah bewarna orange tersebut juga masuk ke waduk hingga petani pun enggan menggunakan air dari waduk tersebut.
Baca juga: Warga Sedayu Lawas Keluhkan Bau Limbah Pabrik Pengolahan Ikan yang Diduga Dibuang ke Muara Laut
Siskan, salah satu petani yang sawahnya juga terdampak mengatakan, jika kejadian itu sudah berlangsung sejak 5 hari terakhir. Limbah masuk melalui saluran irigasi hingga mencemari air waduk yang digunakan petani untuk mengairi sawah mereka.
"Akibatnya tanaman padi yang kita tanam mati. Persemaian wileh yang baru kita tanam pun ikutan mati. Ikan-ikannya juga mati," kata Siskan saat berada di lokasi sawahnya, Rabu (16/11/2022).
Baca juga: Sidak Pansus DPRD Sumenep Bongkar Tambak Udang Bodong dan IPAL Bermasalah
Siskan menambahkan jika kejadian seperti itu baru pertama kali terjadi. Bahkan dirinya dan beberapa petani lainnya mengaku gagal panen.
"Terpaksa gagal panen, karena semua tanaman kami mati semua," tandasnya.
Baca juga: DLH Madiun Soroti Dugaan Limbah SPPG Cemari Sawah, Pengelola Diminta Patuhi Aturan Lingkungan
Meski demikian ia dan petani lainnya berharap tanggung jawab dari pihak perusahaan untuk mengganti kerugian yang diperkirakan hingga puluhan juta rupiah.
Sementara diwaktu bersamaan terpantau beberapa petugas pabrik sedang menguras limbah cair tersebut menggunakan timba dan drum yang selanjutnya dibawa masuk kedalam pabrik menggunakan kendaraan roda tiga.Def
Editor : Redaksi