LAMONGAN (Realita) - Polres Lamongan saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap laporan dugaan korupsi dana hibah dari pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur tahun 2021, yang menyeret nama Ketua Komisi D-DPRD Kabupaten Lamongan, inisial A-S, dan seorang anggota DPRD lainnya inisial N-D.
Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP. Komang Yogi Arya Wiguna, yang menjelaskan jika saat ini pihaknya telah melakukan upaya pengumpulan keterangan dari saksi-saksi beserta alat bukti.
Baca juga: Mutasi Wakapolres, Kasat Reskoba dan Kapolsek Jajaran Polres Lamongan, Berikut Daftarnya!
"Sementara masih pemeriksaan pihak terkait. Klarifikasi masih terus berlanjut mas," kata AKP Komang kepada awak media, Rabu (04/01/2023).
Baca juga: Polisi Tetapkan A-H Alias Lebeng, Tersangka Dugaan Penganiayaan di Festival Adat Budaya Lamongan
Berdasarkan informasi yang dihimpun. Hingga saat ini pihak Polres Lamongan telah memanggil sebanyak 9 saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Propinsi Jawa Timur tahun 2021, sebagai tindak lanjut laporan dari Lembaga Persatuan Pemburu Korupsi (LPPK) pada bulan Maret 2022 lalu.
Baca juga: Curanmor Jadi Kasus Terbanyak di Lamongan dengan Puluhan Tersangka
Hal itu juga dipertegas oleh Kanit III Pidkor Satreskrim Polres Lamongan, IPDA. M. Yusuf, saat dikonfirmasi awak media. "Kita pendalaman perkara. Saksi (yang diperiksa) masih 9 orang, " pungkasnya. Def
Editor : Redaksi