JAKARTA- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pilot Susi Air, Captain Philip Merthens, dan penumpang pesawat tersebut, diamankan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.
"Terkait dengan perkembangan dari pilot dan penumpangnya yang diamankan oleh KKB, saat ini memang sedang dalam pencarian kami, tim gabungan dari operasi damai Cartenz, saat ini sedang melakukan operasi pencarian," kata Listyo di Istana Merdeka, Selasa (7/2).
Baca juga: TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012
Listyo melanjutkan, "Untuk hasilnya nanti kami akan informasikan."
Pesawat Susi Air Pilatus Porter P-4/PK-BVY dibakar di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa pagi (7/2/2023).
Captain Philip Merthens belum diketahui nasibnya lantaran tidak merespons saat dikontak kendati GPS (global positioning satellite) sang kapten masih menyala.
Dari GPS tersebut diketahui bahwa posisinya diam atau tidak bergerak.
Sebelum dibakar, pesawat itu telah membawa 5 penumpang dari Bandara Timika.
Identitas 5 Penumpang:
Baca juga: Pendulang Emas Dibunuh KKB di Yahukimo
Demanus Gwijangge;
Minda Gwijangge;
Pelenus Gwijangge;
Meita Gwijangge;
Baca juga: Komandan KKB Ditembak Mati
Wetina W.
Sementara itu dalam pernyataan pers yang disebar pihak yang mengatasnamakan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) OPM (Organisasi Papua Merdeka) Kodap III Ndugama-Derakma, pembakaran dan penyanderaan dilakukan kelompok Egianus Kogeya.
Kelompok Kogeya ini juga menyebut sandera sudah dibawa mereka, keluar dari kawasan Nduga. Mereka juga meminta agar TNI-Polri tidak melakukan penembakan.
Kelompok Kogeya ini juga memberi ancaman, sandera tidak akan dilepaskan hingga Papua merdeka diakui.par
Editor : Redaksi