Keterlaluan, Wanita Setengah Tua Warga Madiun Selundupkan Narkoba Dalam Al Quran

realita.co
Petugas menemukan sabu yang diselipkan didalam Al Quran. Foto: Adi

MADIUN (Realita) – Kelakuan Purwoningsih (55) warga jalan Merapi Gang Lodayan Kota Madiun sungguh tidak pantas untuk ditiru. Pasalnya, wanita setengah tua ini nekat menyelundupkan narkoba jenis sabu dengan cara diselipkan ke dalam Al Quran.

Modus tersebut terbongkar saat petugas Lapas Kelas II A Madiun tengah melakukan pemeriksaan rutin kepada pengunjung yang akan membesuk narapidana, Selasa (23/5/2023). Benar saja, dari tangan Purwoningsih ditemukan sabu seberat 14,98 gram yang diselipkan didalam Al Quran. Rencananya, barang itu akan diberikan kepada keponakannya yang ada didalam lapas.

Baca juga: Dicky Reza Napi Lapas Pamekasan Didakwa Kendalikan Perdagangan Sabu  dari Balik Penjara

“PWG (Purwoningsih,red) membawa beberapa makanan dan sebuah Al Quran yang rencananya ditujukan untuk keponakannya yang juga seorang warga binaan berinisial MAT,” kata Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dalam keterangan resminya.

Kecurigaan petugas lantaran ada bagian yang menonjol didalam Al Quran berwarna merah muda itu. Selain itu, terlihat  antara pembatas sampul juga tidak rapi. Setelah digeledah dengan hati-hati, petugas menemukan serbuk kristal putih yang dibungkus plastik bening. Paket itu direkatkan sepanjang bagian dalam punggung mushaf. 

“Setelah dilakukan pengecekan, serbuk yang terdapat di dalam mushar Al Quran tersebut ternyata mengandung methamphetamine yang merupakan narkotika jenis sabu-sabu,” ujar Kalapas Kelas II A Madiun, Ardian Nova.

Baca juga: Penyelundupan Sabu Dalam Popok Bayi Digagalkan, Lapas Madiun Serahkan Pelaku ke Polisi

Dari hasil pengembangan, ternyata Purwoningsih tidak sendirian datang ke lapas. Namun ditemani oleh suaminya Joko Santoso. Saat itu, suaminya menunggu diarea parkir lapas.

Purwoningsih dan suaminya Joko Santoso saat diamankan petugas.

Baca juga: Polres Sumenep Serahkan 35 Kg Sabu Temuan Nelayan Masalembu ke Polda Jatim

“Keduanya ini mengakunya tidak tahu kalau Al Quran yang dibawanya itu ada sabu, karena hanya dititipi keponakannya yang lain, yang merupakan lulusan pesantren,” ujar Nova.

Meski begitu, pihaknya tak lantas percaya dan langsung memanggil pihak kepolisian. Kini, kasus tersebut tengah ditangani Satnarkoba Polres Madiun Kota.adi

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru