LAMONGAN (Realita) - Hampir semua Kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan pergi tamasya ke pulau Bali. Kegiatan yang dikemas Family Gathering itu dilaksanakan di hari aktif belajar mengajar sekolah dan bersamaan dengan puncak Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-454.
Kordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Turi, Utomo, mengatakan jika kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka merayakan perpisahan dirinya dan 2 kepala sekolah di Turi. Sedangkan untuk peringatan Hari Jadi Lamongan sudah diperingati di masing-masing lembaga.
Baca juga: Soal Besarnya Pungutan Sekolah, Ini Penjelasan Kadisdik Lamongan!
"Ada beberapa (kepsek) yang tidak ikut," kata Utomo saat dikonfirmasi Realita.co melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (27/05/2023).
"Ini dalam rangka perpisahan dua orang kepala sekolah dan perpisahan saya. Dan untuk HJL tetap upacara mas, di pendopo kecamatan dan di lembaga masing-masing, " pungkasnya.
Baca juga: Begini Cara Licik Kepala Sekolah Ini agar Disodomi 13 Siswanya Sendiri
Berbeda dengan pengakuan Utomo. Berdasarkan surat edaran disebutkan kegiatan tamasya ke Pulau Dewata tersebut dilaksanakan dalam rangka study banding selama 5 hari mulai tanggal 25 - 29 Mei 2023 dengan mengunjungi beberapa tempat wisata. Dari informasi yang dihimpun kegiatan itu diikuti oleh Kepala Sekolah SD Negeri/swasta se Kecamatan Turi, perwakilan P3K, perwakilan Himpaudi, perwakilan IGTKI dan pengawas, PLS serta staf korwil.
Baca juga: Kelenceran ke Bali, Belasan Kepsek di Turi Lamongan Terancam Sanksi
Sementara menanggap hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif, masih belum memberikan jawaban saat di konfirmasi melalui sambungan cellularnya.Def
Editor : Redaksi