Reog Ponorogo Masuk List ICH Unesco, Dirjen Kebudayaan: Siap Disidangkan 2024

realita.co
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Hilmar Farid saat berkunjung di salah satu sanggat tari Reog di Kecamatan Kauman.

PONOROGO (Realita)- Mimpi masyarakat Ponorogo segera terwujud. Pasalnya, langkah Reog Ponorogo untuk diakui dunia tinggal selangkah lagi, ini setelah kesenian asli Kabupaten Ponorogo ini kini telah resmi masuk ke dalam list daftar pengajuan Intangible Cultural Heritage (ICH) atau warisan budaya tak benda UNESCO.

Hal ini dibenarkan oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid saat menemui Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di rumah dinas bupati (Pringgitan.red), Sabtu (01/07/2023) sore. 

Baca juga: KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Ponorogo di Polres Madiun Kota, Pasca Penangkapan Bupati Sugiri

Hilmar mengatakan, kabar baik masuknya Reog Ponorogo dalam list pengajuan ICH itu, tertera dalam website resmi UNESCO yang berkantor pusat di Paris. Dalam laman resminya Unesco menuliskan bahwa seni pertunjukan Reog Ponorogo telah masuk dalam list dengan nomor pengusulan 01969, dan dengan kategori Urgent Safeguarding List (USL) tertanggal 30 Maret 2022. Usai resmi masuk dalam list nantinya Reog Ponorogo akan disidangkan Unesco di Paris untuk dipatenkan menjadi warisan budaya tak benda asal Ponorogo Indonesia. 

" Kita mengusulkan tahun ini untuk Reog agar masuk menjadi ICH Unesco. Alhamdulillah kemarin dapat kabar baik langsung dari Paris, bahwa Reog sudah masuk  list persidangan Unesco. Dan akan disidangkan di tahun 2024 untuk penetapan sebagai ICH," ujarnya. 

Hilmar mengaku, kendati masuk dalam list persidangan Unesco, namun ada beberapa perbaikan dalam dokumen Dossier pengajuan ICH milik Reog Ponorogo. Namun ia memastikan, kemungkinan Reog untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dunia cukup besar usai disidangkan Unesco. 

" Memang ada perbaikan tapi cuman sedikit. Di dokumen pengusulan itu (Dossier.red), tambahan informasi yang diperlukan, tadi kami sudah komunikasi dengan pak bupati, dan tim ahli akan segera kita kerjakan dalam bulan ini juga. Mungkin dalam dua tiga minggu akan kota kirim perbaikan ke UNESCO, dan tinggal menunggu disidangkan," akunya.

Baca juga: Ungkap Gratifikasi Proyek, KPK Obok-Obok Rumah Ketua KONI hingga Anggota Dewan

Hilmar berharap, dengan masuknya Reog Ponorogo menjadi ICH Unesco, upaya pelestarian dan kaderisasi Reog Ponorogo. Serta peningkatan ekonomi kreatif pendukung Reog Ponorogo. 

" Penetapan ini awal. Harapanya dengan adanya penetapan dari Unesco ini secara kebijakan di kabupaten khususnya juga ada penguatan-penguatan. Utamanya bagi komunitas, sanggar-sanggar seniman Reog yang selama ini aktif, karena reog mendunia dan nantinya akan sangat strategis sekali," harapnya. 

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengaku senang dengan kabar baik masuknya Reog Ponorogo dalam daftar persidangan ICH Unesco. Hal ini menjadi obat sekaligus mimpi yang terwujud, baik bagi pelaku seni Reog dan Masyarakat Ponorogo yang sempat kecewa, lantaran Reog gagal masuk dalam pengusulan ICH Unesco oleh Pemerintah Republik Indonesia (Pem-RI) di tahun 2022 lalu karena kalah dengan Jamu, serta gagalnya Ponorogo menjadi Jaringan Kota Kreatif Unesco (UCCN) pada awal Juni lalu. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Bupati Ponorogo, KPK Obok-Obok Kantor PT Widya Satria di Surabaya

" Alhamdulillah sekali mimpi pelaku seni, mimpi masyarakat Ponorogo terwujud, perjuangan kita bersama untuk menjadikan Reog Ponorogo diakui dunia sebentar lagi terwujud," ujarnya.

Sugiri menambahkan, usai mendapat kabar baik masuk dalam list sidang ICH Unesco di tahun 2024, pihaknya langsung mengintruksikan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah (Disbudparpora) Ponorogo untuk berkordinasi dengan Kemendikbud RI, untuk mempercepat proses perbaikan Dossier. Hal ini untuk melengkapi kekurangan yang ada agar dokumen yanb diajukan menjadi sempurna dan sesuai keinginan Unesco. 

" Kami sudah minta Disbudparpora untuk segera berkoordinasi dengan Kemendikbud untuk proses perbaikan. Mudah-mudahan cepat selesai agar perbaikan Dossier Reog selesai dab bisa dikirim perbaikannya ke Unesco," pungkasnya. adv/znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru