KOTABARU (Realita)- Dugaan penipuan berkedok arisan online kembali terjadi di Kotabaru.
Kejadian ini berakibat beberapa mengalami kerugian korban ratusan juta rupiah, kasus arisan online ini masih dalam proses penyidikan Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Baca juga: Kasus Arisan Bodong di Lamongan, Satu Tersangka dengan 144 Korban dan Kerugian 20 Miliar Rupiah
Diketahui kasus dengan modus jual beli arisan online dengan tersangka RMY, berstatus ibu sebagai rumah tangga.
Kerugian yang dialami dialami korban mencapai Rp 300 juta, salah satunya Novi, warga Kabupaten Kotabaru.
Novi mengalami kerugian Rp 200 juta untuk membeli arisan online yang dikelola RMY karena iming-imingi akan mendapat keuntungan besar untuk setiap modal diinvestasikan, korbanh bahkan rela menguras hasil tabungannya demi mendapat keuntungan tersebut.
Baca juga: Idul Fitri di Depan Mata, Emak-emak di Jombang malah Kena Tipu Arisan Bodong
Terulangnya penipuan dengan modus arisan online, menjadi perhatian Politisi Partai Perindo Rabiansyah. S. Sos yang juga merupakan anggota DPRD Kotabaru, Rabu (13/07/2023).
Disampaikan Roby, panggilan akrabnya, dirinya berharap agar masyarakat Kotabaru jangan mudah percaya hal-hal instan untuk mendapatkan uang atau keuntungan yang tidak masuk akal.
Baca juga: Owner Baso Aci Asgar Karanggan Dituding Menipu Rp 240 Juta lewat Arisan Bodong
"Padahal, arisan online atau bahasa lain investasi bodong di Kotabaru bukan kali ini. Tetapi sudah banyak kejadian-kejadian," kata Robby.
"Mudah-mudahan masyarakat bisa jadikan pelajaran dan tidak aad korban lainya lagi," pungkasnya.hai
Editor : Redaksi